Duniaekspresscom (30/8/2018)- Salah satu televisi milik Israel memberitakan bahwa tentara Israel dan dinas intelijen Shabak telah menemukan infrastruktur Hamas berskala besar di kota Hebron, wilayah selatan Tepi Barat.

“Kegiatan infrastruktur Hamas tersebut mencakup perekrutan dan pelatihan dua aktivis di media dan situs jejaring sosial, pemberian bantuan kepada keluarga tahanan, berusaha menguasai kegiatan pemerintah kota di kota Hebron, dan menguasai pengelolaan kegiatan amal, kata Chanel 14, seperti yang dilansir PIP, Rabu (29/8/2018).

Menurut Channel 14, ada komunikasi rahasia antara infrastruktur Hamas, yang diungkapkan oleh anggota dinas keamanan Shin Bet (Shabak), termasuk kontak dengan luar serta mengirim pesan dan instruksi, dan transfer dana untuk membiayai kegiatan Hamas dan koordinasi dengan kantor pusat.

Baca Juga:

BOM GUNCANG PASAR MALAM DI FILIPINA

SNHR: 82.000 ORANG HILANG, 14.000 TEWAS DITANGAN REZIM SURIAH

Laporan Channel 14 menyebutkan pucuk pimpinan infrastruktur tersebut adalah Nizar Syahadah dan Faras Abu Syarkh. Keduanya aktivis senior Hamas terkenal yang telah menghabiskan waktunya berkali-kali di penjara karena aktivitasnya bersama Hamas.

Channel 14 menuding bahwa Abu Syahadah dan Faras menggunakan sejumlah wanita yang mendirikan komite pusat agar menjadi semacam kepanjangan tangan pelaksana kantor utama.

Komite ini diketuai oleh Dina Karmi, istri dari Naysat Karmi, pelaku aksi tahun 2010 yang menewaskan 4 serdadu Zionis dan dia sendiri gugur dalam baku tembak dengan tentara Israel. Abu Syahadah dan Farah bekerja dari balik layar dalam menyampaikan instruksi kepada para wanita tersebut untuk memperkuat aktivitas di dilapangan.