Duniaekspress.com (23/9/2018)- Sebuah serangan pesawat perang Israel hantam Jalur Gaza utara pada Sabtu (23/9), menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan, tidak ada korban dalam serangan tersebut.

Berbicara kepada kantor berita Anadolu Agency, sesorang saksi mata dilapangan mengataka, pesawat perang itu menargetkan distrik Abu Safiyya.

Militer Israel dalam sebuah pernyataan berdalih bahwa serangan pesawat tempur Isarel tersebut mentargetkan anak-anak muda di Jalur Gaza yang diduga akan menerbangkan layang-layang dan balon pembakar.

Baca Juga:

SEORANG DEMONSTRAN GAZA PALESTINA KEMBALI TEWAS

PEMUKIM YAHUDI TABRAK LARI PEMUDA PALESTINA

Dalam beberapa pekan terakhir, aktivis Palestina telah menerbangkan layang-layang dan balon di atas wilayah Israel sebagai bagian dari protes anti-pendudukan yang berlangsung di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel.

Menurut para pejabat Israel, senjata udara yang dimodifikasi telah menyebabkan sejumlah kebakaran di dalam permukiman Israel, menyebabkan kerusakan material yang signifikan tetapi tidak mengakibatkan kematian atau cedera.

Sejak putaran terakhir demonstrasi Palestina dimulai pada akhir Maret, sejumlah warga Palestina telah menjadi martir – dan ribuan lainnya terluka – oleh pasukan Israel yang dikerahkan di sepanjang sisi lain dari zona penyangga.

Para pengunjuk rasa menuntut “hak untuk kembali” ke rumah dan desa mereka di Palestina yang bersejarah dari mana mereka diusir pada tahun 1948 untuk memberi jalan bagi negara baru Israel.

Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 11 tahun Israel di Jalur Gaza, yang telah menghancurkan perekonomian daerah kantong itu dan merampas lebih dari 2 juta penduduk dari banyak komoditas dasar.