Rusia telah membuat zona demiliterisasi di Idlib 

Duniaekspress.com. (22/9/2018). — Ankara -– Kementerian Pertahanan Turki, Jumat (21/09), mengumumkan pihaknya dan Rusia tengah menentukan perbatasan zona demiliterisasi di provinsi Idlib, Suriah, yang disepakati beberapa hari lalu.

Pengumuman tersebut dikeluarkan setelah Kemenhan Turki bertemu delegasi Rusia. Pertemuan ini kelanjutan dari kesepakatan Sochi antara Ankara dan Moskow soal Idlib.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa pertemuan akan kembali diadakan dengan delegasi Rusia antara 19 September dan 21. Pertemuan itu membahas pelaksanaan kesepakatan.

“Batas-batas wilayah yang akan dibersihkan dari senjata di Idlib selama pertemuan (dengan delegasi Rusia) telah ditentukan, dengan mempertimbangkan karakteristik struktur geografis dan daerah pemukiman,” kata pernyataan Dephan Turki, seperti dilansir Anadolu Agency (AA)

Tidak dijelaskan lokasi detail wilayah mana saja yang masuk dalam zona tersebut. Berdasarkan kesepakatan, wilayah itu berada di garis kontak antara kekuatan rezim dan oposisi.

Tak semua faksi oposisi menerima kesepakatan Turki-Rusia. Faksi-faksi jihadis menyatakan menolak kesepakatan itu karena salah satu poinnya melarang oposisi memilik senjata berat. Poin ini dianggap sama saja pengkhianatan terhadap darah para pejuang dan rakyat Suriah. (RR).

Sumber: Anadolu Agency

 

Baca juga, MUJAHID SURIAH DI IDLIB TOLAK KESEPAKATAN RUSIA-TURKI