Kebiadaban dan kebengisan di penjara-penjara Afghanistan

Duniaekspress.com. (25/9/2018). — Afghanistan — Pemerintahan rezim bentukan AS di Afghanistan sekali lagi menampakkan kebengisannya dengan serangkaian siksaan pemukulan dan kekerasan terhadap tahanan. Dari waktu ke waktu, berita tentang perlakuan tidak manusiawi terhadap para tahanan di penjara sering muncul dalam pemberitaan publik termasuk kematian para tahanan di penjara. Hal yang disayangkan adalah tidak ada satu pun organisasi hak asasi manusia yang berusaha mencegah perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan tersebut.

Ahad (9/9) di penjara Pul e Charkhi, seorang tahanan, Qalam Shah/Barkat Shah, menghembuskan nafas terakhir karena penyakit yang parah. Selama satu tahun terakhir, seratus tahanan politik dan kriminal meninggal dunia karena berbagai penyakit. Hal itu terjadi karena situasi yang menyedihkan dan perlakuan tidak manusiawi terjadi di penjara Pul e Charkhi,

Tidak ada perubahan positif dalam sikap pemerintahan Kabul terhadap tahanan yang sakit. Banyak tahanan yang terkena penyakit mematikan dan menular. Jika mereka tidak segera diberikan perawatan, maka mereka juga akan kehilangan harapan hidup.

Selain di penjara Pul e Charkhi, perlakuan tidak manusiawi dilakukan pada tahanan di semua penjara pasukan pendudukan dan pemerintahan Kabul. Tidak ada kepedulian dengan tahanan di penjara atau setidaknya perlakuan yang manusiawi.

Mayoritas tahanan di penjara pasukan pendudukan dan pemerintahan Kabul tidak bersalah. Sebagian besar tahanan politik khususnya, telah ditahan hanya atas dasar kecurigaan. Selama bertahun-tahun mereka menanggung kesulitan dipenjara di balik jeruji tanpa ada keputusan pengadilan. Di antara narapidana yang disebutkan di atas, terdapat anak-anak dan orang tua yang berusia lebih dari delapan puluh tahun.

Di penjara Imarah Islam, ada ratusan pejabat musuh yang diperlakukan dengan tingkah laku Islami dan manusiawi; perawatan kesehatan, makan/minum dan kebutuhan lainnya diberikan pada mereka. Pada kesempatan Idul Adha, ratusan tahanan dibebaskan atas perintah Amirul Mu’minin. Mereka dibebaskan dari penjara dengan sangat hormat dan pengamanan diberikan agar mereka mencapai rumah mereka dengan aman.

poto : tentara boneka afghanistan sedang berjaga di pagar penjara

Musuh telah melakukan perlakuan tidak manusiawi dan sikap yang buruk dengan para tahanan. Sungguh ironis bahwa Barat dan anteknya yang selalu mengkampanyekan hak asasi manusia (HAM) namun melanggar HAM sambil menuduh orang lain melanggar HAM.

Imarah Islam mengutuk perlakuan tidak manusiawi terhadap para tahanan, dan menegaskan kembali tekad dan dukungan Islam atas hak asasi manusia para tahanan. Dan untuk semua organisasi dan pekerja hak asasi manusia agar menjalankan tanggung jawab mereka, terutama agar mereka berupaya dengan sungguh-sungguh dan segera untuk mengendalikan situasi di penjara Pul e Charkhi. (RR)

Sumber:  alemarah 

 

Baca juga, SELAMA BULAN AGUSTUS KEJAHATAN PERANG YANG DILAKUKAN AS DAN SEKUTUNYA DI AFGHANISTAN