Duniaekspress.com (26/9/2018)- Kantor berita Shehab melaporkan pada hari Senin (24/9), Para demonstran Palestina berhasil menjatuhkan drone quadcopter milik Israel ketika sedang menjatuhkan gas air mata kepada para demonstran saat demonstrasi damai di Jalur Gaza yang terkepung.

Pasukan penjajah Israel menggunakan pesawat tak berawak itu untuk menjatuhkan 12 tabung gas di daerah-daerah tempat para demonstran Palestina menggelar aksi demonstrasi di utara Jalur Gaza.

Palestina di Gaza mengorganisir protes pengepungan laut kesembilan pada hari Senin sebagai bagian dari aksi Great Return March yang bertujuan untuk mengakhiri pengepungan Israel selama 11-tahun di daerah kantong pantai.

Baca Juga:

PEMUDA PALESTINA KEMBALI TEWAS DIHANTAM PELURU ISRAEL

SEORANG KEMBALI GUGUR DALAM AKSI GREAT RETURN MARCH

Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di dekat pantai dan 40 kapal nelayan kecil berlayar di dekat pagar Israel.

Fayez Abu Al-Sadiq yang berusia dua puluh satu tahun tewas akibat serangan Israel sementara lebih dari 100 orang Palestina terluka, menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza. Tubuh Abu Al-Shadiq dimakamkan sebelumnya hari ini.

Jenazah Fayez Abu Al-Sadiq

Gaza telah hidup di bawah pengepungan yang didukung Israel, didukung secara internasional, sejak 2007, setelah Hamas memenangkan pemilihan umum.

Baca Juga:

PELECEHAN SEKS TERHADAP ANAK, GEREJA KATOLIK JERMAN MINTA MAAF

SAUDI KUTUK TUDUHAN PALSU IRAN

Sejak dimulainya Bulan Maret Agung, pasukan pendudukan Israel telah menewaskan 185 pemrotes dan melukai lebih dari 20.000 lainnya, demikian kata kementerian kesehatan. [MEMO]