Duniaekspress.com (27/9/2018)- Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengungkapkan bahwa selama tiga hari terakhir, rezim Suriah memindahkan ratusan militan Daesh (ISIS, red) dari Deir ez-Zor, ke Provinsi Idlib, yang terletak di barat laut negara itu.

SOHR mengabarkan bahwa para pejuang itu diangkut sejak Minggu malam dari provinsi perbatasan dengan Irak dan tiba dalam dalam rombongan ke Idlib.

“Kekuatan pasukan rezim Iran telah memaksa lebih dari 400 pejuang Daesh dari pindah daerah Abu Kamal, dekat perbatasan dengan Irak,” tambah SORH

Baca Juga:

HAI’AH TAHRIR AL-SHAM MENEMUKAN SEL TIDUR ISIS DI IDLIB

PENGAKUAN DR. ABU ZAID AL-IRAQI, PETINGGI ISIS TENTANG KONDISI KHILAFAH ISIS

SOHR menegaskan bahwa “perpindahan berlangsung dari desa Abu Kamal ke desa timur Idlib. Para pejuang dibawa ke daerah-daerah yang dekat dengan wilayah yang dikuasai oleh faksi jihadis yang beroperasi di Provinsi Idlib, dan mereka tiba pada fajar Senin. ”

Observatorium tersebut menegaskan bahwa masih belum mengetahui apakah 400 miloitan ISIS dapat memasuki pedesaan timur Idlib, di mana sel ISIS aktif berada.

Baca Juga:

HAYAT TAHRIR AL-SHAM RESPON SERANGAN REZIM DI IDLIB

Sebelumnya dikabarkan, rezim Bashar al Assad dan sekutunya telah melanjutkan serangan intensitas mereka di zona eskalasi Idlib meskipun ada perjanjian gencatan senjata.

Pasukan rejim dan kelompok teroris yang didukung Iran terus menyerang desa-desa di daerah pedesaan Latakia, Idlib selatan, Aleppo barat, dan Hama utara dan barat.

“Pasukan rezim telah menargetkan desa-desa Lataminah dan Abu Ubeid di Hama; Al-Rashideen dan Kafr Hamra di Aleppo; Temania dan Tal Marak di Idlib; dan Pegunungan Kurdi di Latakia,” kata sumber lokal.

Serangan intensitas rendah dilaporkan telah membunuh seorang warga sipil dan melukai enam lainnya.

 

Fraksi-fraksi oposisi bersenjata dan kelompok Hayat Tahrir al-Sham dilaporkan menanggapi penembakan dengan serangan artileri.