Fakta Kekalahan AS dan Sekutu Lokalnya di Afghanistan, 70% Afghanistan ada dalam kendali mujahidin Taliban

Duniaekspress.com. (9/10/2018). Dalam rangkaian Operasi Jihad Al Khandaq, penjajah Amerika dan tentara boneka banyak mengalami kemunduran akibat serangan mematikan dari Imarah Islam Afghaistan (IIA). Mereka sekarang menghadapi kebingungan yang parah. Sudah menjadi kebiasaan musuh yang bergantung pada propaganda untuk menyembunyikan kekalahan di medan perang. Musuh tidak mendapatkan keuntungan dengan melakukan tindakan ini.

Berita tentang keberhasilan Mujahidin diterbitkan setiap hari. Berita penting hari ini adalah bahwa Mujahidin membebaskan pusat distrik Ab Band di provinsi Ghazni, markas polisi, semua pos pemeriksaan dan pertahanan di sekitarnya serta menyita sejumlah besar persenjataan dan amunisi.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih

Poto : Mujahidin Taliban

Di dekat pusat provinsi Uruzgan, Tarinkot, di daerah Nawa musuh telah menerima pukulan berat. Di daerah Dali distrik Shor Tapa provinsi Balkh, musuh juga dihadapkan dengan kekalahan. Mujahidin telah menyita senjata dan amunisi sebagai rampasan perang dari sana. Mujahidin menyerang musuh di daerah Shago Godar di distrik Arghistan Kandahar. Akibatnya, komandan Abdul Qaadir dan banyak orang bersenjata lainnya tewas dan terluka. Selain itu, Mujahidin memperoleh dua APC, mortir, RPG, senapan, dan amunisi yang cukup banyak.

Di daerah Khorzani Band distrik Shahr e Safa provinsi Zabul, dua APC musuh dan tiga kendaraan militer hancur dalam serangan Mujahidin dan orang-orang bersenjata di dalamnya tewas dan terluka. Di daerah Mazar Afghanistan distrik Qala e Zal Kunduz, musuh menderita banyak korban jiwa dan material dalam serangan Mujahidin.

Setelah membebaskan distrik Kham Aab di provinsi Jowzjan, Mujahidin telah memulai operasi di distrik Qarqin melawan musuh dalam skala besar, sebagai akibatnya tiga pos pemeriksaan, 16 desa dan satu pelabuhan telah berada di bawah kendali Emirat Islam. APC dari pasukan musuh, kendaraan militer dan berbagai jenis senjata juga telah disita sebagai rampasan.

Di Wilayah di mana otoritas Emirat telah terbentuk, orang-orang bernafas lega; perdamaian sudah mapan, keadilan menang, kasus kejahatan seperti pencurian, kekacauan moral, prasangka, kepicikan, rasisme dan nepotisme berakhir. Orang-orang melakukan bisnis dalam suasana damai dan berdoa ‘Ya Allah, ciptakan suasana seperti ini di seluruh negeri, hilangkan pelanggaran hukum dan terapkan sistem Syariah’.

Imarah Islam memiliki otoritas lebih dari 70 % (tujuh puluh persen) wilayah Afghanistan dan terus meningkat setiap hari. Musuh harus menjauhkan diri dari perlawanan lebih lanjut dan menyerahkan sisa daerah pada Mujahidin. Mujahidin akan menerapkan sistem Islam sesuai dengan tuntutan dan cita-cita rakyat. Untuk mencapai keridhaan Allah yang Maha Tinggi dan cara mendapatkan ketenangan dan kemakmuran bagi ciptaan-Nya. (RR)

Sumber:  alemarah

 

Baca juga, KABUL DAN TIGA PROVINSI LAINNYA DI AFGHANISTAN TERISOLASI OLEH SERANGAN TALIBAN