Duniaekspress.com 12/10/2018)- Militer Israel melaporkan seorang warga Palestina menikam seorang personelnya hingga terluka di Tepi Barat pada Kamis (11/10).

Seorang warga sipil juga ikut terluka dalam insiden itu. Warga itu terkena pecahan peluru yang ditembakan militer ke arah penyerang. Insiden itu terjadi di persimpangan dekat Kota Nablus, utara Tepi Barat.

Baca Juga:

SERANGAN PEMUDA PALESTINA, DUA ORANG ISRAEL TEWAS DI TEPI BARAT

Hingga kini sang pelaku masih dalam pencarian militer. Kedua korban penyerangan, papar militer, segera di bawa ke rumah sakit tak lama setelah insiden berlangsung.

Dikutip AFP, penyerangan ini merupakan yang terbaru terjadi di Tepi Barat. Pada Minggu pekan lalu, seorang Palestina menembak mati dua warga Israel dan melukai beberapa lainnya di sebuah zona industri pemukiman Israel di Tepi Barat utara.

Media Israel menyebut pelaku baru-baru ini dipecat dari pekerjaannya di zona industri tersebut. Hal itu memicu spekulasi bahwa pelaku melakukan serangan karena dendam. Hingga kini otoritas Israel masih mencari pelaku penembakan tersebut.

Baca Juga:

PALESTINA KIRIM BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA SULAWESI TENGAH

Gelombang penyerangan yang dilakukan warga Palestina terhadap warga Israel mulai merebak pada 2015 lalu. Sejak itu, serangan “lone wolf” kerap terjadi secara sporadis, terutama di wilayah perbatasan Israel-Palestina.

Pada September lalu, seorang remaja Palestina menikam warga Israel hingga tewas di gerbang menuju pemukiman Israel di Tepi Barat, dekat Yerusalem.

Israel menganggap serangan-serangan terhadap warganya itu sebagai “hasutan” dan terjadi akibat kurangnya kemajuan dalam upaya perdamaian kedua negara.