Duniaekspress.com (17/10/2018)- Pesawat tempur Israel menyerang beberapa target di Jalur Gaza pada Rabu pagi setelah roket ditembakkan dan menghantam sebuah rumah di Israel selatan.

Warga di Gaza mengatakan, pesawat tempur itu menargetkan tiga lokasi, tetapi tidak ada laporan awal tentang adanya korban atas serangan udara tersebut.

“Jet-jet Israel mulai menyerang target “teroris” di Jalur Gaza,” kata tentara itu beberapa jam setelah proyektil menghantam kota Beer Sheva.

Baca Juga:

ISRAEL LARANG SEMUA PEMGIRIMAN BAHAN BAKAR KE GAZA

ISRAEL TAHAN ORANG TUA TERSANGKA PENEMBAKAN DI TEPI BARAT

Empat warga Israel dirawat karena syok di rumah sakit setelah selamat dari serangan roket pagi hari.

“Pada pukul 4 pagi warga Israel di kota Beer Sheva berlari untuk menyelamatkan diri dari ledakan ke tempat perlindungan setelah roket diluncurkan dari Jalur Gaza ke Israel,” kata tentara Israel pada laman Twitternya.

“Kami akan membela warga sipil Israel,” tambahnya.

Belum diketahui dengan pasti siapa yang menembakkan roket. Namun tentara Israel menganggap Hamas bertanggung jawab atas semua serangan roket dari wilayah itu, terlepas dari siapa yang meluncurkan senjata.

Serangan ini terjadi setelah berbulan-bulan aksi protes Palestina di sepanjang perbatasan Gaza. Setidaknya 205 warga Palestina tewas sejak protes dimulai pada 30 Maret.

Sedangkan seorang tentara Israel tewas akibat tembakan penembak jitu Palestina pada periode yang sama.

Baca Juga:

INDENTIK DENGAN ISLAM, INDIA UBAH NAMA KOTA ALLAHABAD

TUJUH PERSONEL KEAMANAN AFGHANISTAN TEWAS DI SAMANGAN

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan pada aksi protes tidak akan dibiarkan berlanjut.

“Kami tidak siap menerima tingkat kekerasan yang kami lihat minggu demi minggu,” katanya.

Dia juga menangguhkan pengiriman bahan bakar yang dikirimkan setiap hari ke Gaza selama sepekan sebelumnya berdasarkan kesepakatan yang ditengahi oleh PBB.

Layanan penyelamatan Magen David Adom mengatakan seorang ibu dan tiga anak dirawat karena gejala-gejala syok. Mereka berlindung di tempat perlindungan mereka selama serangan itu.

Roket lain dari Gaza menghantam pantai dekat salah satu kota besar Israel. Tidak ada cedera yang dilaporkan.