Duniaekspress.com (17/10/2018)- Pejuang Thaliban mengklaim serangan di Provinsi Helmand yang menewaskan seorang calon anggota legislatif yang akan bersaing dalam pemilihan umum di Afghanistan.

“Abdul Jabar Qahraman, yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti pemilihan parlemen yang akan berlangsung pada hari Sabtu dibunuh di kantornya di kota Lashkar Gah,” kata seorang pejabat senior pemerintah kepada kantor berita Reuters, Rabu (17/10/2018).

Tujuh orang terluka dalam ledakan itu.

Baca Juga:

TUJUH PERSONEL KEAMANAN AFGHANISTAN TEWAS DI SAMANGAN

THALIBAN SERANG DUA POS MILITER AFGHANISTAN

Thaliban mengaku bertanggung jawab atas serangan itu beberapa jam setelah mereka merilis pernyataan yang memperingatkan para guru dan siswa untuk tidak berpartisipasi dalam pemilihan parlemen pada tanggal 20 Oktober, dan tidak mengizinkan sekolah untuk digunakan sebagai pusat pemungutan suara.

Puluhan polisi Afghanistan tewas atau terluka dalam pertempuran sengit di provinsi-provinsi utara dan tengah Selasa malam, hanya beberapa hari sebelum pemilihan parlemen yang dijanjikan Thaliban untuk mengacaukannya.

Kelompok bersenjata Thaliban menyerukan boikot pemilu.

“Orang-orang yang mencoba membantu proses berlangsung dengan sukses dengan memberikan keamanan harus ditargetkan dan tidak ada batu yang harus dilupakan untuk pencegahan dan kegagalan [pemilihan],” kata juru bicara Thaliban Zabihullah Mujahid dalam pernyataan sebelumnya.

Helmand, berbatasan dengan Pakistan, telah lama menjadi salah satu benteng kelompok Taliban, yang telah melancarkan pemberontakan bersenjata sejak mereka disingkirkan dari kekuasaan di Afghanistan oleh pasukan pimpinan AS pada 2001.