Duniaekpress.com (21/10/2018)- Aktivis kemanusiaam setempat mengatakan, setidaknya 15 orang, tewas pada hari Jumat (19/10) dalam serangan udara koalisi Amerika di sebuah masjid di timur provinsi Deir Ezzor.

“Serangan tersebut bertepatan dengan waktu sholat Jumat di kota Al-Susah, kota yang masih dikuasai militan ISIS” kata aktivis Taj al-Allow seperti yang dilansir Zaman al-Wasl, Jum’at (19/10/2018).

“Dalam dua hari terakhir saja, 43 warga sipil telah tewas termasuk dua anak dengan serangan udara koalisi berulang,” kata sumber-sumber lokal.

Baca Juga:

PESAWAT AMERIKA SERIKAT BOM BARDIR DEIR EZZOR, 32 SIPIL SURIYAH TEWAS

TPS AFGHANISTAN DIHANTAM SERANGAN BOM MEMATIKAN

Dengan dukungan AS dan Prancis, pasukan pimpinan Kurdi meluncurkan serangan terhadap kota Deir Ezzor di Hajin dengan maksud untuk merebutnya kembali dari daerah tersebut dari militan ISIS.

Jumlah militan ISIS yang sekarang di Hajin diperkirakan sekitar 1.000 dari sekitar 2.500 di seluruh provinsi Deir ez-Zor.

SDF telah menjadi mitra utama koalisi pimpinan AS terhadap Negara Islam di Suriah, membantu mengusir para jihadis dari petak-petak utara dan timur Suriah tahun lalu.

Rezim Assad menguasai hampir dua pertiga Suriah dan bertekad untuk menegaskan kembali otoritasnya atas wilayah yang dikuasai Kurdi, yang membentuk bagian terbesar dari sisanya.

Tetapi para pemimpin Kurdi dan pendukung mereka putus asa untuk menyelamatkan apa yang mereka dapat dari institusi mereka yang dibangun dengan susah payah.

Perang Suriah telah menyebabkan lebih dari 360.000 orang tewas dan menelantarkan jutaan orang sejak pecah dengan penindasan brutal terhadap pemberontakan yang awalnya damai pada tahun 2011.