Duniaekpress.com (23/10/2018)- Media Israel, Haaretz pada hari Senin melaporkan, komite tingkat menteri Israel telah menyetujui Rancangan Undang-Undang yang melarang kunjungan ke tahanan Hamas di penjara Israel.

RUU itu akan memblokir kunjungan ke tahanan Hamas oleh perwakilan Palang Merah dan anggota keluarga, kata Haaretz, Senin (22/10/2018).

Komite Menteri untuk Legislasi Israel berpendapat bahwa RUU itu disetujui sebagai tanggapan terhadap penolakan Hamas untuk mengizinkan kunjungan ke Israel yang diselenggarakan oleh kelompok Palestina di Jalur Gaza.

Baca Juga:

MILITER ISRAEL TEMBAK MATI SEORANG PALESTINA DI HEBRON

REZIM ZIONIS ISRAEL MENANGKAP BEBERAPA PEJABAT PALESTINA

Israel mengatakan Hamas menahan empat orang Israel, termasuk dua tentara, di daerah pantai.

Knesset (parlemen Israel) harus menyetujui RUU itu, yang ditulis oleh anggota parlemen Likud, Oren Hazan, dalam tiga bacaan untuk menjadi hukum.

Masih belum jelas kapan draf RUU tersebut akan diajukan ke Knesset untuk disetujui.

Tidak ada komentar dari Hamas, yang memerintah Jalur Gaza, pada RUU Israel.

Menurut angka-angka Palestina, sekitar 6.500 orang Palestina terus merana di fasilitas penahanan Israel, termasuk sejumlah wanita dan ratusan anak di bawah umur.