Duniaekspress.com (23/10/2018)- Militer Israel telah menembak mati seorang pria Palestina di kota Hebron di Tepi Barat yang diduduki setelah ia diduga mencoba menusuk seorang tentara Israel.

Korban tewas oleh penembakan Israel adalah warga Palestina yang diidentifikasi oleh media lokal sebagai Moammar Arif Refa’ey al-Atrash 42 tahun yang berasal dari Hebron.

“Militer Israel telah memberitahu Kantor Koordinator Distrik Palestina tentang pembunuhan itu, tanpa secara resmi mengidentifikasi korban,” kata Kementerian Kesehatan Palestina, Senin (22/10/2018).

Baca Juga:

PEMUDA PALESTINA TIKAM PERSONEL MILITER ISRAEL

Warga Palestina yang tinggal di daerah itu melaporkan mendengar suara tembakan dan kemudian melihat seorang pria Palestina sudah tidak bergerak di tanah yang dikelilingi oleh tentara sebelum dia dibawa pergi dengan ambulans Israel.

Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah membunuh orang Palestina setelah dia mencoba menikam seorang tentara Israel.

“Seorang penyerang berusaha menusuk seorang prajurit yang bersebelahan dengan Gua Para Leluhur. Prajurit dan pasukan lain di tempat kejadian merespon dengan tembakan langsung,” kata pernyataan tentara itu.

Serangkaian insiden mematikan telah meningkatkan ketegangan di Tepi Barat bulan ini.

Baca Juga:

REZIM ZIONIS ISRAEL MENANGKAP BEBERAPA PEJABAT PALESTINA

Pada tanggal 15 Oktober, seorang Palestina ditembak mati setelah diduga menikam seorang tentara Israel di Tepi Barat utara, sementara beberapa hari sebelumnya, Aisha Al-Rawbi, seorang ibu Palestina berusia delapan puluh tahun yang berusia delapan tahun tewas setelah para pemukim Yahudi melempar batu ke mobil yang dia tumpangi.

Tepi Barat diduduki oleh Israel dalam Perang Enam Hari 1967. Palestina menginginkan wilayah itu sebagai bagian dari negara masa depan mereka. [al jazeera]