Duniaekspress.com. (25/10/2018). — Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendgri) Tjahjo Kumolo menyebut persoalan radikalisme dan terorisme menjadi tantangan dari lembaganya. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah dengan mengawasi warga negara Indonesia (WNI) yang kembali dari Suriah.

Tjahjo mengatakan seorang WNI yang baru pulang dari Suriah akan mendapatkan pengawasan ketat dari pemerintah. Hal ini disampaikannya dalam Forum Merdeka Barat edisi 4 Tahun Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Hasil gambar untuk mendagri akan awasi WNI yang baru pulang dari suriyah

poto : mendagri bersama kepada BNPT

“Contoh kalau ada warga kita yang pulang dari Suriah, maka saya suruh camat atau bupatinya untuk mengambil warganya untuk dipastikan dia tinggal dimana,” ujarnya di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, Kamis(25/10/2018).

WNI yang kembali dari Suriah itu akan ditelusuri dengan siapa dia tinggal, pekerjaannya apa, dan siapa ulama yang membinanya. “Detil untuk diawasi,” imbuh politisi PDIP itu.

Mendagri juga menyebutkan tantangan lain yang dihadapi kementeriannya. Diantaranya adalah persoalan narkoba, korupsi anggaran, dan bencana dan ketimpangan sosial.

“Kalo ditanyakan bagaimana cara agar perangkat daerah tidak korupsi, ya sulit. Kalo saya diminta tanggung jawab ya saya siap tanggung jawab, tapi kita kembali pada integritas karena aturannya sudah baik,” ujarnya. (RR).

 

Baca juga, DPR MURKA AKIBAT MENDAGRI DAN MENKUMHAM ABSEN