Duniaekspress.com. (29/10/2018). — Afghanistan — Imarah Islam Afghanistan (IIA) dalam sebuah pernyataan kembali memulihkan perjanjian keamanan dengan ICRC (Palang Merah Internasional). Imarah juga mengijinkan ICRC untuk beroperasi kembali di seluruh wilayah Afghanistan dengan catatan bekerja sesuai dengan tujuannya, yaitu menolong dan meringankan penderitaan korban perang. Disamping itu ICRC harus netral, tidak boleh berfihak secara politik dalam perang Afghanistan.

Berikut pernyataan lengkap Imarah Islam tentang pemulihan perjanjian keamanan dengan Palang Merah Internasioanal:

Imarah Islam Afghanistan, sesuai dengan kebijakannya mengijinkan semua LSM kemanusiaan beroperasi di Afghanistan untuk memberikan bantuan pada rakyat yang menderita akibat dilanda perang Afghanistan dan terutama korban perang.

LSM yang diijinkan yang tidak punya keberpihakan politik dan sejalan dengan prinsip-prinsip humanitarianisme internasional. LSM-LSM ini, sesuai dengan kebijakan mereka sendiri, harus berfokus untuk meringankan penderitaan orang yang membutuhkan daripada membelanjakan barang-barang sepele dan pameran.

Imarah Islam sebelumnya memiliki sejumlah kekhawatiran tentang metode operasi Komite Palang Merah Internasional di Afghanistan. Karena ICRC gagal dalam mengatasi masalah ini, Imarah Islam Afghanistan mengumumkan pada 14 Agustus 2018 pembatalan perjanjian keamanan dengan ICRC. Dengan perjanjian itu, Imarah Islam menjamin keamanan mereka di seluruh Afghanistan. Setelah pembatalan perjanjian keamanan oleh Imarah Islam, Komite Internasional Palang Merah menghentikan kegiatannya dan meminta untuk memahami dengan Emirat Islam.

Sebuah pertemuan dua hari terjadi antara pejabat Imarah Islam dan ICRC di Doha, Qatar. Setelah Komite Palang Merah Internasional (ICRC) bersumpah akan mengambil langkah-langkah efektif untuk mengatasi kekhawatiran Emirat Islam dan kedua belah pihak mencapai kesepakatan tentang kegiatan Komite Palang Merah Internasional di Afghanistan.

Imarah Islam Afghanistan, melalui pernyataan ini, mengumumkan bahwa perjanjian keamanan dengan Komite Internasional Palang Merah yang dibatalkan sebelumnya dipulihkan. Imarah juga menyerukan kepada semua Mujahidin untuk memberikan akses pada kegiatan ICRC dan memberikan keamanan bagi personil dan peralatan organisasi tersebut. (RR)

sumber:  alemarah

Baca juga, AMERIKA SERIKAT DAN SEKUTUNYA LAKUKAN GENOSIDE DI AFGHANISTAN