32 ORANG TERLUKA DALAM AKSI PROTES JUM’AT KE 32

32 ORANG TERLUKA DALAM AKSI PROTES JUM’AT KE 32

Duniaekspress.com (3/11/2018)- Puluhan warga Palestina menderita sesak nafas saat mereka mengambil bagian pada Jumat ke-32 dari protes “Great March of Return” di Jalur Gaza yang terkepung pada hari Jum’at (2/11).

“Tiga puluh dua orang terluka, tujuh orang terluka oleh peluru tajam tentara Isarel, di perbatasan timur Jalur Gaza,” kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan, yang dikutip MEMO, Jum’at (3/11/2018).

Baca Juga:

DEKLARASI BALFOUR, FORUM PALESTINA TUNTUT INGGRIS MINTA MAAF

ISIS BERTANGGUNG JAWAB ATAS SERANGAN KE JEMAAT KOPTIK

Sumber-sumber setempat mengatakan bahwa pasukan pendudukan Israel menembakkan peluru dan gas air mata ke para pengunjuk rasa yang tidak bersenjata, memaksa ratusan peserta aksi Great Return March untuk mundur.

Ratusan orang ikut aksi Jum’at ke-32

Protes hari ini diadakan bertepatan dengan 101 tahun penandatanganan Deklarasi Balfour, yang membuka jalan bagi pembentukan negara Israel.

Hamas menekankan bahwa ia akan bertahan dalam penolakannya untuk menormalkan hubungan dengan Israel yang terus melakukan pendudukan ilegal dengan kekebalan hukum internasional. Ini juga menyerukan dukungan dari Great March of Return, yang telah berlangsung setiap minggu di Gaza sejak Maret tahun ini.

“Ini adalah hak rakyat Palestina, keras dan tanpa kompromi, untuk melawan pendudukan sampai kita mencapai tujuan kita tentang kebebasan dan keselamatan pendudukan,” tegas Hamas.

Baca Juga:

SERANGAN UDARA ISRAEL TARGETKAN ANAK PALESTINA

SEPAK TERJANG DONALD TRUMP DALAM MERUSAK PERDAMAIAN PALESTINA-ISRAEL

Warga Palestina meluncurkan protes “Bulan Maret Agung” pada 30 Maret dalam upaya untuk mengakhiri pengepungan 11 tahun di Jalur Gaza dan menyerukan hak mereka untuk kembali ke rumah-rumah tempat keluarga mereka dipaksa keluar untuk memberi jalan bagi penciptaan negara Israel pada tahun 1948.

Lebih dari 205 warga Palestina telah tewas oleh penembak jitu Israel dan tembakan gas air mata sejak pawai diluncurkan dengan lebih dari 20.000 orang terluka, menurut PBB.

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This