Duniaekspress.com (3/11/2018)- Setidaknya tujuh orang Kristen Koptik tewas pada hari Jumat, ketika bus yang mengangkut rombongan penziarah kelompok Koptik tersebut diserangan oleh rentetan tembakan di provinsi Minya pusat Mesir.

Media Mesir mengutip Minya Gubernur Qassem Hussein mengatakan bahwa setidaknya tujuh orang tewas dan 13 lainnya terluka dalam serangan di sebuah bus yang membawa peziarah Kristen.

Dalam pernyataan sebelumnya, seorang pejabat Gereja Koptik mengatakan “teroris” telah menembaki bus, yang telah membawa orang Kristen dari provinsi Sohag di selatan Mesir.

Baca Juga:

SAMI UL HAQ TEWAS DITIKAM ORANG TAK DIKENAL

“TERORISME” : MUNDUR TAPI BELUM KALAH

Bus itu dilaporkan sedang dalam perjalanan ke Biara Saint Samuel Minya ketika serangan mematikan itu terjadi.

Mengomentari insiden dalam pernyataan Facebook, Presiden Abdel-Fattah al-Sisi berjanji untuk melanjutkan “memerangi terorisme”.

“Saya menegaskan kembali tekad kami untuk terus memerangi terorisme dan menemukan para pelaku,” kata al Sisi.

Serangan Jumat adalah yang kedua dari jenisnya di area yang sama dalam satu setengah tahun terakhir.

Pada Mei 2017, 29 orang tewas ketika penyerang tak dikenal melepaskan tembakan ke dua bus yang juga membawa orang Kristen ke Biara Saint Samuel.

Tak lama setelah itu, kelompok militan ISIS melalu kantor berita Amaq mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan itu.

Baca Juga:

KERJASAMA MILITER TURKI-AMERIKA DI MANBIJ DIMULAI

MESIR KEMBALI TANGKAP ANGGOTA IKHWANUL MUSLIMIN

Serangan hari Jumat menandai serangan kedua yang diklaim oleh ISIS pada orang-orang Kristen yang menuju ke biara Saint Samuel selama bertahun-tahun.

Pada Mei 2017, setidaknya 28 orang tewas dan puluhan lainnya terluka ketika orang-orang bersenjata menembaki sebuah kendaraan yang membawa orang Kristen Koptik ke kompleks.

Koptik, minoritas Kristen yang membentuk sekitar 10 persen dari perkiraan 99 juta orang Mesir, dalam beberapa tahun terakhir, telah berulang kali ditargetkan oleh ISIL dalam beberapa tahun terakhir.