Mujahidin Taliban berhasil rebut markas polisi di Faryab

Duniaekspress.com. (3/11/2018). – Faryab – Pejuang Taliban Afghanistan, Jumat (02/11), dilaporkan merebut markas pusat polisi di provinsi Faryab, Suriah Afghanistan. Kemenangan ini membuat sejumlah kota-kota di Faryab terisolir karena pangkalan itu berada di jalan utama provinsi.

Harian online, Al-Sarq Al-Ausath, melansir dari keterangan sejumlah pejabat pemerintah, melaporkan bahwa pendudukan itu terjadi setelah pertempuran berjam-jam. Sejumlah tentara pemerintah tewas dan belasan lainnya tertawan.

Kepala distrik Daulatabad, Abdurrazaq, mengonfirmasi bahwa serangan itu menargetkan Markas Polisi Aysya, yang terletak antara distrik Shirin Tagab dan Daulatabad. Taliban meluncurkan serangan terkoordinasi pada Kamis malam. Pertempuran sengit berlangsung hingga Jumat pagi dengan mundurnya pasukan pemerintah.

Foto: Peta Afghanistan – Faryab

Media lokal Afghanistan, Pajhwak, melaporkan bahwa Taliban menawan sedikitnya 17 polisi dan menguasai empat tank tempur, peluncur roket, senjata lainnya dan juga amunisinya.

Menurut pejabat pemerintah lainnya, jatuhnya pangkalan Aysya ke tangan Taliban itu disebabkan tak adanya pasukan bantuan ketika pasukan telah terkepung. Dia mengklaim, sepuluh anggota Taliban tewas dalam pertempuran itu.

Para pejabat itu juga mengkritik angkatan udara Afghanistan yang menolak memberi dukungan udara saat pasukan berjuang menghadang serangan. Padahal, pangkalan sudah menghubungi angkatan udara namun tidak direspon.

Sementara itu, Taliban dalam pernyataannya menegaskan bahwa sedikitnya tiga polisi tewas dan 15 lainnya tertawan. Gerakan tersebut membantah 10 anggota gugur dalam pertempuran tersebut.

Kemunduran pasukan pemerintah ini membuat kemarahan para pejabat lokal. Pasalnya, pangkalan Aysya merupakan satu-satunya pangkalan keamanan tersisa di jalan provinsi yang menghubungkan ibukota provinsi Faryab dengan kota-kota besar di pinggiran. Taliban sebelumnya telah merebut markas-markas polisi kecil di sepanjang jalur tersebut.

Menurut keterangan pejabat lokal, kota-kota yang terisolir itu, Khwaja Sabz Bush, Shirin Tagab dan Daulatabad sampai daerah Karam Cole. (RR).

Sumber: Al-Sarq Al-Ausat

 

Baca juga, TALIBAN KONFIRMASI PERTEMUANNYA DENGAN DELEGASI AMERIKA DI QATAR