Duniaekspress.com (6/11/2018)- Walikota sebuah kota di Utah tewas di ibukota Afghanistan, Kabul, pada hari Sabtu (4/11) dalam serangan yang melibatkan orang dalam.

Kematian Brent Taylor, walikota Ogden Utara dan anggota Garda Nasional Utah, dikonfirmasi oleh Gubernur Letnan Utah Spencer Cox, yang mengirim penghormatan di Facebook.

“Aku benci ini,” tulis Cox. “Saya berjuang untuk kata-kata. Saya suka Walikota Taylor, istrinya yang luar biasa, Jennie, dan 7 anak manisnya.”

Baca Juga:

INDIA KELUARKAN LARANGAN SHALAT DI MASJID TAJ MAHAL

TEROR BOM LANDA DISTRIK-DISTRIK SYIAH DI IRAK

“Taylor telah meninggalkan posisinya di Ogden Utara, sebuah kota yang dihuni sekitar 17.000 orang yang berjarak 45 mil (70 km) sebelah utara Salt Lake City, ini adalah penempatan keempatnya, awal tahun ini untuk melayani di Afghanistan,” lansir The Deseret News, sebuah surat kabar Utah.

Pemimpin misi NATO di Afghanistan mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa seorang anggota angkatan bersenjata AS tewas tetapi tidak mengidentifikasi dirinya.

“Laporan awal menunjukkan bahwa penyerang adalah anggota Pasukan Pertahanan dan Keamanan Nasional Afghanistan. Laporan awal juga menunjukkan bahwa penyerang itu tewas dibunuh oleh Pasukan Afghanistan lainnya, ”kata pemimpin tersebut dalam sebuah pernyataannya.

Baca Juga:

TUJUH PERSONEL KEAMANAN AFGHANISTAN TEWAS DI SAMANGAN

PEJUANG THALIBAN SERANG PATROLI NATO

Serangan itu adalah yang terbaru dalam serangkaian insiden yang disebut “green on blue” di mana anggota pasukan Afghanistan telah membunuh penasihat AS atau koalisi tahun ini, dan itu mengikuti kematian seorang tentara Ceko di provinsi Herat barat bulan lalu. .

Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan pada bulan September bahwa pelatihan dan pemeriksaan pasukan Afghanistan sedang ditingkatkan untuk meminimalkan serangan tersebut.

Bulan lalu, komandan NATO di Afghanistan, Jenderal Scott Miller, melarikan diri tanpa cedera ketika pengawal gubernur provinsi melepaskan tembakan ke sekelompok pejabat AS dan Afghanistan di provinsi selatan Kandahar.