Duniaekspress.com (8/11/2018)- Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan sebanyak seribu pemukim Yahudi menyerang kota Nablus, Tepi Barat pada Selasa malam untuk melakukan ritual keagamaan Yahudi di Makam Joseph di lingkungan Balata.

Pasukan penjajah Israel mencegah warga Palestina untuk mengakses daerah tersebut ketika para pemukim berada di sana. Orang-orang Palestina yang berusaha memblokir jalan-jalan untuk menghentikan para pendatang masuk tanpa izin menjadi sasaran pasukan Israel yang menggunakan peluru tajam, peluru karet dan tabung gas air mata untuk membubarkan mereka yang melukai 20 orang Palestina. Salah satu dari mereka yang menderita luka tembak oleh peluru aktif.

Baca Juga:

MUJAHIDIN TALIABAN TEGASKAN KOMITMENNYA MEWUJUDKAN PERDAMAIAN DI AFGHANISTAN

UPAYA CINA TUTUPI KEJAHATANNYA DI XINJIANG GAGAL

Makam Joseph terletak di Area A Tepi Barat, yang di bawah Perjanjian Oslo berada di bawah kendali penuh Otoritas Palestina. Meskipun demikian, pasukan penjajah secara penuh memberikan perlindungan pemukim Yahudi untuk menyerbu daerah tersebut dan melaksanakan ritual di sana dan membatasi gerakan warga Palestina dan menargetkan mereka yang menghalangi kunjungan Yahudi.

Makam Joseph dihormati oleh orang Yahudi, Muslim, Kristen, dan orang Samaria. Militer Israel memungkinkan orang Yahudi untuk berkunjung sebagai bagian dari ziarah yang terorganisir, meskipun situs tersebut berlokasi di “Area A” di mana PA memiliki kontrol penuh. Pasukan penjajah melarang Muslim untuk beribadah di lokasi.

Warga Palestina percaya bahwa Kuburan Joseph adalah monumen pemakaman Syeikh Yousif Dweikat, seorang tokoh agama setempat.

Sumber: MEMO