Duniaekspress.com(9/11/2018)- Pusat Informasi Palestina pada hari Kamis melaporkan, seorang pemuda Palestina telah gugur tertembus peluru tentara Israel pada Kamis sore waktu setempat di Kamp Magazi, Gaza tengah.

Menurut sumber-sumber setempat menyebutkan, pasukan penjajah Israel menembaki sekelompok pemuda di sebelah timur kamp pengungsi al-Magazi, menyebabkan luka-luka di barisan mereka.

Sumber-sumber mengatakan tim ambulans yang berhasil mengevakuasi korban tewas yang belum diketahui namanya ke Rumah Sakit Martyrs Al-Aqsa di Deir El-Balah.Dia terluka oleh peluru tajam ke dada.

Baca Juga:

HAMAS MINTA MESIR SELIDIKI KASUS PENEMBAKAN NELAYAN PALESTINA

RIBUAN PENGUNGSI MUSLIM ROHINGYA BERNASIB TIDAK JELAS

Sejak diluncukannya The “Great Return March” diikuti partisipasi massa secara besar-besaran melalui demonstrasi damai di lima kamp dari lima gubernuran di Jalur Gaza, menyerukan pengembalian hak rakyat Palestina ke tanah mereka.

Sebelumnya, seorang pemuda Palestina dari Khanyunis meninggal dunia pada Rabu (7/11/2018) malam akibat luka tembak yang dilakukan pasukan penjajah Zionis saat mengikuti pawai kepulangan pada Jumat terakhir bulan Oktober lalu.

Menurut sumber-sumber medis, seorang pemuda Palestina bernama Ahmad Khaled Najjar, berusia 21 tahun, meninggal dunia di rumah sakit swasta di Hebron akibat peluru yang ditembakkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel saat korban mengikuti aksi damai dalam pawai kepulangan di Khanyunis, wilayah selatan Jalur Gaza, pada 26 Oktober 2018 lalu.

Dengan meninggalnya Najjar ini maka jumlah warga Palestina yang meninggal dalam pawai kepulangan yang diluncurkan sejak akhir Maret lalu mencapai 232 orang, termasuk 34 anak-anak, 5 perempuan, 3 pekerja medis dan dua wartawan. Sementara itu lebih dari 24.000 lainnya terluka.