Mujahidin Taliban sasar basis Syi’ah di Afghanistan dalam memperluas kontrolnya

Duniaekpress.com. (9/11/2018). – Ghazni – Sejumlah pejabat Afghanistan, Kamis (08/11), mengatakan bahwa Gerakan Taliban mulai menyusup ke wilayah strategis di bagian selatan negara itu dan terlibat pertempuran dengan penduduk minoritas Syiah, Hazara. Taliban mengatakan bahwa pergerakannya ini bukan untuk menargetkan etnis atau kelompok agama, namun merebut wilayah kontrol pemerintah.

Pejuang Taliban menyerang distrik Jaguri di provinsi Ghazni pada Rabu (07/11) untuk mengontrol kembali wilayah yang dihuni pengikut Syiah Hazara. Wilayah tersebut masuk dalam kendali pemerintah dan mendorong warganya termasuk perempuan untuk berpartisipasi dalam pemerinta Kabul.

Serangan Taliban terhadap Jaguri menimbulkan kekhawatiran gelombang pertempuran sectarian baru di Afghanistan. Taliban sendiri berasal dari etnis Pashtun yang mengikuti keyakinan Ahlussunnah.

Kekerasan juga menyoroti kekhawatiran etnis Hazara mengangkat senjata sebagai akibat dari kekecewaan mereka atas kelambanan pemerintah pusat.

“Pemerintahan Presiden Ashraf Ghani tidak menunjukkan minat (membantu Hazara),” kata Abdul Qayyum Sajjad, seorang anggota parlemen dari provinsi Ghazni.

Ia melanjutkan, saya telah berulang kali mendesak pemerintah pusat untuk mengirim pasukan pendukung ke Jaguri. Akan tetapi dinas keamanan sangat lambat mengirim bala bantuan. Warga saat ini ingin mengangkat senjata untuk melawan sendiri.

Seorang pejabat di kementerian dalam negeri mengatakan, sedikitnya enam polisi tewas dan puluhan warga sipil dan milisi terluka dalam bentrokan yang dimulai pada Rabu dengan Taliban.

Juru bicara Presiden Afganistan, Shah Hussein Mortazavi, mengatakan pemerintah telah mengirim helikopter ke Jaguri untuk menghadapi militan.

“Jaguri akan menjadi kuburan Taliban,” tulisnya di Facebook.

Sementara itu, Taliban menegaskan pada Kamis (08/1) bahwa serangan mereka akan berlanjut di Jaguri dan daerah lain yang dikendalikan oleh pemerintah.

“Serangan-serangan ini tidak menargetkan etnis, kelompok atau agama apa pun,” kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam sebuah pernyataan.

“Orang-orang di Jaguri, terutama Hazari dan Syiah, harus waspada terhadap plot yang dikobarkan oleh beberapa boneka Amerika Serikat yang korup yang duduk di Kabul,” pungkasnya. (RR)

Sumber: Reuters

 

Baca juga, MUJAHIDIN TALIBAN IZINKAN ORGANISASI KEMANUSIAN PALANG MERAH INTERNASIONAL BEROPERASI DI AFGHANISTAN