Pemerintah penyelamat bentukan para Mujahidin di Idlib umumkan Bendera Baru

Duniaekspress.com. (13/11/2018). — Idlib -– Pemerintah Penyelamat, pemerintahan yang mengelola provinsi Idlib, pekan ini, meresmikan bendera baru bagi identitasnya. Bendera itu terdiri dari empat warna, yang mencampurkan bendera revolusi dan Islam, dengan tertera kalimat Tauhid.

Adopsi bendera baru sesuai putusan Komite Pendiri, yang membentuk Pemerintah Penyelamat. Bendera ini akan dijadikan bendera resmi di wilayah-wilayah yang sudah dibebaskan.

“Menggunakan satu bendera di wilayah-wilayah yang sudah dibebaskan. Bendera itu terdiri dari empat warna; hijau di bagian atas, putih di tengah dan hitam di bagian bawah,” kata pernyataan Komite Pendiri.

Di bagian warna putih, lanjutnya, terdapat tulisan Laa Ilaaha Illa Allah Muhammad Rasulullah berwarna merah.

Pernyataan itu menjelaskan, bendera baru ini merupakan bendera revolusi dengan mengubah tiga binta di tengah menjadi tulisan dua kalimat syahadat.

Peresmian bendera pemerintahan di Idlib ini dilakukan di saat Turki dan Rusia menjalankan perjanjian di provinsi terakhir oposisi Suriah itu. Perjanjian itu telah menuju pada pembentukan pemerintahan sipil di wilayah Suriah utara.

Pemerintah Penyelamat dideklarasikan pada November 2017. Tak ada campur tangan asing dalam pemerintahan ini. Pemerintahan ini juga satu-satu pemerintahan sipil yang dibentuk dan dideklarasikan di dalam Suriah.

Sejumlah pihak menuding, pemerintahan ini merupakan kepanjangan dari Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), yang mengontrol mayoritas Idlib. Namun pihak-pihak yang bergabung dalam pemerintahan itu tidak hanya dari HTS melainkan dari semua kalangan. (RR)

Sumber : Enabbaladi.net

 

Baca juga, APAKAH IDLIB MERUPAKAN ‘LAHAN SUBUR BAGI TERORIS’ ?