Duniaekspress.com (16/11/2018)- Seorang wanita Palestina ditangkap oleh pasukan keamanan Otoritas Palestina awal bulan ini, dengan tuduhan mengirim dana untuk membantu keluarga miskin yang tinggal di Jalur Gaza yang terkepung.

Suha Jubara dari desa Turmus Ayya di utara Ramallah yang diduduki ditahan pada 3 November, keluarganya tidak diberi informasi tentang keberadaannya.

Ibu dari tiga orang anak yang berusia 30 tahun ini yang memiliki dua kewarganegaraan AS dan Panama dipindahkan ke penjara kota Jericho diperkirakan diinterogasi atas dasar membantu pengalihan bantuan keuangan ke Jalur Gaza untuk keluarga Palestina yang dibunuh atau dipenjara oleh Pasukan pendudukan Israel setelah Otorita Palestina menangguhkan gaji mereka.

Baca Juga:

PROTES TINDAKAN BRUTAL ISRAEL, DUA PELAJAR YAHUDI DISANKSI

HAMAS SEBUT MUNDURNYA LIEBERMAN SEBAGAI KEMENANGAN GAZA

Keluarga Suha melaporkan bahwa ia kini menderita kondisi medis kritis dan tidak mendapatkan perawatan medis yang memadai.

Pengacara keluarga tidak diizinkan untuk mengunjunginya di penjara, sementara keluarga mengatakan Suha telah disiksa dan ada tanda-tanda kekerasan fisik di tubuhnya.

Pengadilan di Jericho memerintahkan agar dia ditahan untuk “interogasi”.

Otoritas Palestina telah beralasan kepada keluarganya bahwa dia ditahan dalam upaya untuk menghentikan pasukan pendudukan Israel dari menangkapnya, namun keluarga takut bahwa penahanannya yang berkelanjutan akan memperketat kemungkinan bahwa dia akan ditahan oleh Israel setelah dia dibebaskan dari penjara Otoritas Palestina.