Duniaekspress.com (19/11/2018)- Pihak keamanan dan medis Irak mengatakan, ledakan bom mobil menewaskan paling tidak lima warga sipil dan melukai 16 lainnya di kota Tikrit, Irak utara.

“Mobil itu diparkir dekat sebuah restoran di Tikrit, sekitar 175km utara ibukota, Baghdad. Ledakan itu menyebabkan hampir belasan kendaraan terbakar,” kata sumber-sumber polisi, pada hari Ahad (18/11/2018).

“Tiga dari korban tewas adalah wanita,” kata sumber medis kepada kantor berita AFP. Rumah sakit utama Tikrit mengatakan telah menerima beberapa pasien yang terluka dalam serangan itu.

Tidak ada klaim atas serangan itu, meskipun Negara Islam Irak dan Levant (ISIL, juga dikenal sebagai ISIS) telah mengklaim bertanggung jawab atas beberapa serangan baru-baru ini di Irak.

Baca Juga:

KONFERENSI MOSKOW PERKUAT EKSISTENSI IMARAH ISLAM AFGHANISTAN DIKANCAH INTERNASIONAL

SERANGAN UDARA KOALIS AMERIKA DI SURIAH TEWASKAN 40 WARGA SIPIL

Bulan ini, ada serangkaian pemboman di sekitar Baghdad dan serangan terhadap rumah seorang pejabat keamanan di Irak barat yang menewaskan sembilan orang.

Akhir tahun lalu, pasukan Irak mengatakan telah menggusur kelompok bersenjata itu dari benteng-benteng urbannya di seluruh negeri.

Sejak itu, pejuang ISIS dikatakan telah beralih ke pemboman dan meluncurkan serangan terhadap pasukan keamanan.

Militer Irak mengatakan pihaknya tetap mengawasi perbatasannya dengan Suriah atas kekhawatiran bahwa pejuang ISIL dapat menyeberang ke negara itu.

Para pejabat Irak memperkirakan bahwa setidaknya 2.500 pejuang ISIL aktif di Deir Az Zor dan kota-kota Suriah lainnya yang dekat dengan perbatasan Irak.

“Kami mengintensifkan upaya pengumpulan intelijen kami … Kami juga melakukan serangan dan penembakan terhadap kantong ISIL,” kata Brigadir Jenderal Yahiyah Rasoul dari Pusat Komando Operasi Bersama Irak kepada Al Jazeera awal bulan ini.