Kongres AS meminta Pasukan yang dikirim ke Afganistan harus segera dipulangkan

Duniaekspress.com. (19/11/2018). – Amerika Serikat — Anggota Kongres Amerika, Ruben Gallego mengatakan: sudah saatnya para pejabat Amerika menghentikan politik dan strategi keras mereka di Afghanistan, mengakhiri perang yang sedang berlangsung dan segera mengembalikan pasukan AS ke tanah air mereka.

Menurut laporan Times Militer, penarikan militer AS harus segera dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan tanpa penundaan lagi, kata Ruben Gallego sambil menambahkan bahwa perang yang sedang berlangsung di Afghanistan bertentangan dengan kepentingan nasional AS. Jika Trump peduli dengan pasukannya atau bersimpati dengan mereka maka dia harus segera menarik tentaranya karena rakyat Amerika tidak ingin hanya menerima mayat dan peti mati pasukan AS dari Afghanistan.

Gambar terkait

poto : paket peti mati yang berisi mayat tentara amerika yang dipulangkan dari Afghanistan

Kesan seperti itu berasal dari seorang senator Amerika, memang setiap politikus dan pejabat Amerika saat ini memiliki keluhan yang sama bahwa perang Afghanistan tidak berhasil dan tidak produktif dengan peluang untuk menang sangat kecil.

Sejak Oktober 2001 hingga sekarang, 3 presiden Amerika – Bush, Obama dan Trump – telah menggunakan serangkaian kebrutalan dan taktik serta menghabiskan lebih dari 2 triliun dolar untuk memenangkan perang di Afghanistan, namun, semuanya gagal mewujudkan kedengkian mereka.

Imarah Islam dengan pertolongan Allah yang Maha Kuasa telah bertempur dalam perang bersejarah melawan Amerika dan 49 negara sekutunya selama 17 tahun terakhir. Imarah Islam berhasil mempertahankan lebih dari 70 persen kendali Afghanistan.

Imarah bisa melindungi status politik dan internasional secara logis dan rasional meskipun banyak pengepungan dan blokade. Imarah juga berhasil memberantas ancaman berbahaya dari kejahatan Daesh (ISIS). Lebih penting lagi, kepemimpinan Imarah Islam telah berhasil mengungkap dan secara tepat menjinakkan konspirasi jahat dan berbahaya musuh-musuh Islam yang bertujuan menciptakan perpecahan di jajaran Imarah Islam.

Dengan semua prestasi di atas, Imarah Islam telah memantapkan dirinya sebagai kekuatan untuk melawan para pejabat angkuh Gedung Putih dan Pentagon yang telah kehilangan semangat perang dan kelelahan dengan kekejian mereka.

Oleh karena itu, para diplomat dan perwakilan AS yang baru-baru ini telah menghubungi pejabat Kantor Politik Imarah Islam untuk berunding, mengakui bahwa krisis Afghanistan saat ini tidak dapat diselesaikan dengan militer. (RR).

Sumber:  alemarah

 

Baca juga, PERANG ANTI TERORISME YANG DIGAGAS AS PASCA WTC ATTACK, MENGHASILKAN 500.000. LEBIH MANUSIA TERBUNUH