Duniaekspress.com, 21 November 2018. Menurut observatory Kemanusiaan untuk Suriah ( SOHR ) sejak 26 April 2018 jumlah pembunuhan meningkat setidaknya 390 orang  di desa Idlib dan kedua desa Aleppo dan Hama, mereka adalah istri dari seorang komandan Uzbek dan putranya, selain 92 warga sipil termasuk 14 anak-anak dan 6 wanita, yang dibunuh melalui ledakan bom, bom IED, ditembak, penculikan, pembunuhan dan kemudian melemparkan mayat di daerah terpencil, dan 254 pejuang dari kewarganegaraan Suriah milik Hayyaat Tahrir al-Sham, Al-Sham Corps, Gerakan Islam Ahrar al-Sham, Jaysh al-Izza, dan faksi-faksi lainnya yang beroperasi di Idlib, termasuk  42 pejuang kebangsaan Somalia, Uzbekistan, Asia, Teluk, Yordania dan Kaukasia telah dibunuh dengan cara yang sama, juga upaya pembunuhan telah melukai puluhan orang dengan berbagai tingkat keparahan.

Baca juga,  PULUHAN TAHANAN REZIM SURIAH LAKUKAN AKSI MOGOK MAKAN

MUJAHID SMILEY : PADA DASARNYA MEREKA SAMA

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR)  melaporkan bahwa pada 18 November 2018 terjadi ledakan keras yang terdengar di kota Maarrat al-Nu’man di sektor selatan pedesaan Idlib, dan SOHR mengetahui bahwa ledakan itu disebabkan oleh alat peledak dekat Kompleks Pendidikan di dalam kota Maarrat al-Nu’man, yang menewaskan seorang wanita dan merobek tubuhnya, dan belum diketahui apakah ledakan itu terjadi selama perjalanan perempuan di daerah itu, atau jika paket itu meledak ketika dia mencoba untuk menanamnya didorong oleh anggota tidur dan sel aktif ISIS, yang melakukan pembunuhan sampai sekarang di provinsi Idlib dan sekitarnya, menargetkan pemimpin Suriah dan non-Suriah, warga sipil, dan pejuang pemberontak, kelompok Islam, dan faksi “jihadi”, dan SOHR melaporkan pada (19/11) bahwa kekacauan keamanan terus berlanjut di provinsi Idlib melalui lebih banyak pembunuhan, upaya pembunuhan, peledakan dan cara-cara lain. Dengan tujuan untuk meningkatkan kekacauan keamanan dan memperluas cakupannya lebih jauh, di mana SOHR memantau upaya pembunuhan yang menargetkan salah satu komandan “syariah” di Hayyaat Tahrir Al-Sham, setelah menargetkan dia di pinggiran daerah Darkush di pedesaan utara-barat dari Jisr Al-Shughur, yang mengakibatkan dirinya luka-luka, dan  laporan SOHR yang diterbitkan pada Kamis (15/11), bahwa terjadi ledakan yang mengguncang kota Taqad di pedesaan barat Aleppo, ternyata itu disebabkan oleh ledakan kendaraan yang dijebak di jalan Taqad-al-Abzemo, yang melukai dua orang, SOHR memantau orang-orang bersenjata tak dikenal menembaki seorang pria di kota Kafr Nabudah di daerah barat laut Hama, yang menyebabkan dia luka serius.

Sementara itu dari sumber terpercaya menegaskan bahwa Hayyaat Tahrir al-Sham pada (19/11) menangkap mantan pemimpin Daesh (ISIS) di pinggiran Idlib yang kembali ke kota bulan lalu.

(AZ dari SOHR)