Duniaekspress.com (10/12/2018)- Setidaknya enam pemukim Yahudi terluka dan satu diantaranya kritis dalam sebuah aksi serangan individu yang menargetkan sejumlah pemukim Yahudi di Tepi Barat.

The Jerusalem Post melaporkan, para pemukim tersebut berdiri di dekat stasiun pendakian gunung dekat pemukiman Ofra. Sedangkan Pemukiman Ofra dibangun di atas tanah milik desa Silwan dan Ein Yabroud milik Palestina yang dirampas oleh Israel.

Baca Juga:

ENAM ORANG TERLUKA DALAM SEBUAH LEDAKAN DI KARACHI

ENAM ORANG MENJADI KORBAN DALAM PEMBURUAN TERORIS OPM

Seorang wanita dalam kondisi kritis, kata seorang pejabat medis.

“Tembakan dilepaskan dari kendaraan Palestina yang melintas menuju warga sipil Israel yang berdiri di stasiun bus,” kata tentara Israel.

“Pasukan yang berada di dekatnya menanggapi dengan menembak ke arah kendaraan tersangka, yang melarikan diri.” tambah militer Israel.

“Pasukan Israel masih mencari pelaku penyerangan,” ujarnya.

Layanan penyelamatan mengatakan bahwa seorang wanita berusia 21 tahun ditembak di bagian atas tubuhnya dan sekarang berada dalam kondisi kritis. Sedangkan yang lainnya menderita luka-luka termasuk dua gadis 16 tahun yang juga terluka ringan.

Militer Israel mengatakan penembakan itu dilakukan dari “kendaraan Palestina yang lewat” di dekat pemukim yang berdiri di dekat persimpangan.

Ini adalah serangan pertama di Tepi Barat sejak 26 November setelah kejadian seorang Palestina menabrak tentara Israel dengan sebuah mobil dan melukai tiga dari mereka. Penyerang dalam insiden itu kemudian dibunuh oleh pasukan Israel.

Sumber: Al Jazeera