Duniaekspress.com (15/12/2018)- Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas penembakan di pasar Natal Kota Strasbourg, Prancis, pada Selasa (11/12) malam yang menewaskan tiga orang dan melukai belasan lainnya.

Media propaganda ISIS, Amaq, memberitakan bahwa sang pelaku merupakan salah satu anggota mereka.

“Pelaku serangan di Kota Strasbourg adalah salah satu tentara ISIS. Dia melancarkan operasi tersebut sebagai respons untuk menyerukan serangan yang menargetkan warga-warga negara yang tergabung dalam koalisi internasional melawan ISIS,” bunyi pernyataan Amaq seperti dikutip AFP, Kamis (13/12).

Baca Juga:

SATU ORANG TEWAS DALAM INSIDEN PENEMBAKAN DI STRASBOURG

Sang pelaku diketahui bernama Cherif Chekatt berusia 29 tahun. Sumber kepolisian mengatakan dia ditembak dan dibunuh aparat di daerah Neudorf pada Kamis malam setelah menjadi buronan selama dua hari.

Polisi Eropa bahkan turut dikerahkan untuk membantu pencarian Chekatt yang merupakan penduduk asli Strasbourg.

Baca Juga:

KOALISI KURDI USIR ISIS DARI HAJIN

Prancis adalah salah satu dari belasan negara yang tergabung dalam koalisi internasional untuk melawan ISIS di Suriah dan Irak. Koalisi yang dipimpin Amerika Serikat itu telah menggempur ISIS sejak 2014.