PENDERITAAN BANGSA YANG DICAPLOK REZIM KOMUNIS CHINA DAN PELAJARAN UNTUK INDONESIA part 3

Baca sebelumnya,

PENDERITAAN BANGSA YANG DICAPLOK REZIM KOMUNIS CHINA DAN PELAJARAN UNTUK INDONESIA part 2

Berbeda dengan Tibet dan Turkistan Timur yang dikuasai secara menyeluruh oleh Cina,negara penjajah baru yang ekspansionis dalam mencari dan menguasai sumber daya alam dan energi, negara-negara berikut dikuasai Cina secara ‘terbatas’ meski hakikatnya adalah tetap IMPERIALISME ATAU PENJAJAHAN !!

AFRIKA SELATAN

Afrika Selatan adalah pintu masuk China untuk menguasai Benua Afrika. Mereka awalnya masuk dengang tiga gelombang ke Afrika Selatan.

GELOMBANG PERTAMA

Masuknya China ke Arfrika Selatan dimulai pada tahun 1654. Mereka awalnya masuk di kota Cape Town. Tahun 1891, ada sekitar 413 jiwa orang China di Afrika Selatan dan jumlah mereka bertambah lima kali lipat atau 2556 jiwa pada tahun 1904. Pada tahun 1907, pemerintah Afrika Selatan mendatangkan 63.000 pekerja tambang dari China dengan kontrak sebagai tenaga tidak terlatih atau semi terlatih dengan gaji rendah.

Setelah tahun 1970, kaum industriawan Taiwan masuk ke Afrika Selatan untuk melakukan berbagai investasi. Pemerintah Afrika Selatan memberikan kemudahan yang mendorong arus migrasi dari Taiwan dan Hongkong.

GELOMBANG KEDUA

Sejak tahun 1990an, gelombang kedua migrasi China dari Taiwan dan Hongkong membuka perusahaan, firma ekpor-impor, restoran, berbagai jenis usaha kecil bahkan sebagai pelajar di Afrika Selatan.

GELOMBANG KETIGA

Gelombang KetigaGelombang ketiga terjadi pada tahun 1998. kedatangan masyarakat China ke Afrika Selatan ini terjadi karena hubungan diplomatik antara Afrika Selatan dan Republik Rakyat China terus membaik.

Afrika Selatan merupakan pintu masuk China untuk menjajah Benua Afrika. Pada akhirnya, miliaran dolar mereka investasikan ke benua Afrika dan mengambil setiap kepingnya, dengan bunga besar kembali ke China.

Mereka hampir mengendalikan penuh sektor minyak mayoritas negara Afrika yang memiliki cadangan minyak. Mereka mengelola jembatan, mengerjakan konstruksi jalan, menginstalasi dan menerangi stadion.

Beberapa pakar Afrika menyatakan, masa lalu pahit penjajahan Afrika akan terulang di zaman modern dalam bentuk lain. Berikut adalah kutipan dari mantan gubernur Bank Sentral Nigeria, Lamido Sanusi mengatakan :
“China mengambil barang-barang pokok kita dan menjual barang pabrik kepada kita. Ini adalah hakikat kolonialisme. Afrika sedang dengan sukarela membuka dirinya untuk imperialisme bentuk baru”.

ZIMBABWE

Pada 2008 Zimbabwe tercatat sebagai salah satu negara miskin di Afrika yang terlilit hutang USD 4,5 milyar dan dinyatakan gagal bayar. Selain itu tingkat pengangguran mencapai 80%.

Bagaimana hal ini bisa terjadi ?

BERAWAL DARI KEPENTINGAN POLITIK

Sejak tahun 2000 pemerintahnya melakukan ‘perusakan’ sektor pertanian (terutama tembakau) dan peternakan yang menjadi andalan ekspor negara tsb dengan dalih industrialisasi. Akibatnya PDB anjlok dari USD 6,8 milyar pada 2000 menjadi hanya USD 4,4 milyar di 2008.

KEHANCURAN EKONOMI

Sejak tahun 2000 defisit perdagangan semakin membengkak dan terus berlanjut.
Demi mengatasi defisit pemerintah meminjam uang dengan menerbitkan obligasi berlebihan hingga senilai USD 4,5 milyar atau mencapai 131% PDB nya !!

Selain itu tahun 2008, Zimbabwe dilanda kolera, kekeringan, kelangkaan pangan, hyper inflasi dan konflik politik sehingga mengakibatkan kebangkrutan ekonomi.

Dampak ikutan kebangkrutan tsb sangat dahsyat, sejak 2009 rakyat Zimbabwe tidak mau lagi membayar pajak, tidak mau menggunakan bank dan tidak mau menggunakan mata uang sendiri !!

Mereka mulai menggunakan mata uang asing, termasuk dolar AS dan rand Afrika Selatan. Yuan kemudian ditambahkan ke keranjang mata uang asing, mengingat Cina adalah mitra dagang terbesar Zimbabwe menyusul isolasi Zimbabwe oleh negara-negara Barat. Isolasi ini terjadi lantaran Barat menuduh pemerintah Zimbabwe telah membiarkan pelanggaran hak asasi manusia di negara yang beribukota Harare tsb.

HADIRNYA PENJAJAH CINA

Pada awal Desember 2015, Presiden Cina Xi Jinping melawat ke Zimbabwe dan memimpin penandatanganan berbagai perjanjian, terutama untuk meningkatkan dan membangun kembali infrastruktur Zimbabwe dengan sistem turn key project,seperti pembangkit listrik. Selain itu, Cina memberikan penghapusan utang senilai US$ 40 juta.

Akhirnya Zimbabwe menggunakan yuan sebagai mata uang yang sah di negara tersebut sejak Januari 2016 !!

TIMOR LESTE

Timor Leste yang dahulu menjadi salah satu bagian NKRI kini telah ‘berubah’, bukan karena pengaruh budaya Portugis ataupun intervensi ekonomi Australia; Timor Leste kini seolah telah menjadi negara bagian China di Timor Indonesia.

Semua pembangunan infrastruktur termasuk pembangunan basis militer milik Timor Leste kini telah dikuasai oleh berbagai perusahaan China, dan secara tidak langsung membawa dampak migrasi para pekerja asal China ke Timor Leste karena pembangunannya memakai sistem turn key project.

Kini di Timor Leste sangat mudah ditemukan pendatang asal China, yang masih memakai bahasa China; mereka adalah tenaga kerja yang dipekerjakan dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, pelabuhan. Persis seperti Indonesia saat ini, bukan ?!?

Semua sektor ekonomi dari tempat makan, toko hingga minimarket yang dibangun diketahui ternyata milik warga negara China yang tinggal di Timor Leste.

Timor Leste memang kini tak ubahnya menjadi negara bagian China, dari ekonomi hingga kekuatan militer keamanan di dukung oleh pemerintahan China, ditambah kemudahan pembelian alutsista produk China, pembangunan sistem radar keamanan untuk kapal kapal terbang dan laut di Timor Leste.

Beijing telah memberikan jutaan dolar AS untuk membangun istana kepresiden baru, kantor kementerian luar negeri, dan markas besar militer Timor Leste, dan bagian yang paling disorot media Australia adalah pembelian kapal patroli kelas Shanghai buatan 1960an oleh Timor Leste seharga 25 juta dolar AS, yang dikhawatirkan Australia sebagai meningkatnya kerjasama militer Beijing dan Dili.

Selain itu, Timor Leste sudah menyiapkan tempat untuk pangkalan bagi armada China atau fasilitas logistik dan perbaikan kapal bagi armada China yang sedang membangun kekuatan lintas benua.

Hal inilah yang membuat ‘cemburu’ Australia yang merasa memiliki jasa berpisahnya Timor Leste dari Indonesia,

Timor Leste kini menjadi ajang ‘perebutan’ bisnis minyak antara Australia dan Cina, namun sepertinya China telah lebih dahulu ‘masuk’ dengan jualan infrastruktur, hal ini tentu akan memudahkan ‘menguasai’ sektor ekonomi lainnya yang dimiliki oleh Timor Leste termasuk sumber sumber minyak yang ada.

Sumber :
Berbagai sumber

Note :
Akankah sejarah berulang di Indonesia negeri yang kaya sumber daya alam dan energi, mengingat :
1. Indonesia mengabaikan sektor pertanian, sehingga kebutuhan pangan banyak yang harus diimpor
2. Indonesia memiliki hutang hingga hampir 300% PDB
3. Saat ini Cina sangat bernafsu melakukan ‘kerjasama’ di berbagai infrastruktur dengan sistem turn key project dan disambut mesra oleh pemerintah ?!?

baca selanjutnya,

PENDERITAAN BANGSA YANG DICAPLOK REZIM KOMUNIS CHINA DAN PELAJARAN UNTUK INDONESIA part 4