Duniaekspress.com (30/12/2018)- Dalam periode yang berlangsung sekitar tiga bulan, koalisi yang dipimpin sekutu AS dan milisi Kurdi YPG telah membunuh 165 warga sipil di satu wilayah Suriah timur.

“Bekerja untuk mengusir ISIS dari daerah itu, serangan pasukan koalisi di sekitar Deir ez-Zor menewaskan 153 warga sipil, termasuk 71 anak-anak dan 29 wanita, dan serangan oleh milisi Kurdi YPG menewaskan 12 warga sipil pada periode yang sama, termasuk tiga anak,” kata laporan Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) yang dirilis Sabtu (29/12/2018).

“Setelah pusat distrik Hajin Deir ez-Zor diserang oleh kelompok YPG / PKK, sekitar 6.000 warga sipil di kota-kota dan desa-desa yang tersisa di tangan ISIS terdampar di bawah pengepungan oleh pasukan rezim Bashar al-Assad dan teroris YPG,” tambah laporan seperti yang dikutip Anadolu Agency.

Baca Juga:

BANJIR TERJANG KAMP-KAMP PENGUNGSIAN SURIAH

SOHR: ISIS DIAMBANG KEHANCURAN DI SURIAH

Laporan itu juga mengungkap bahwa ISIS menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia, membuat mereka terkena serangan acak oleh pasukan rezim dan teroris YPG.

ISIS masih mempertahankan kendali atas lima kota di bagian pedesaan di provinsi Deir ez-Zor timur.

Dengan bantuan Amerika, YPG memegang kendali timur Sungai Efrat dan daerah pedesaan di Deir ez-Zor barat dan timur. Prancis juga memberikan dukungan kepada kelompok YPG dengan artileri.

Pasukan rezim Syiah Bashar Assad, sementara itu, mempertahankan kontrol bagian barat Deir ez-Zor.

Sampai hari ini, milisi YPG menempati sekitar 28 persen dari total wilayah Suriah.