Duniaekspress.com (3/1/2019)- Media Turki Anadolu Agency melaporkan pada hari Rabu (2/1) telah terjadi serangan bersenjata terhadap sebuah masjid di kota Malmo, Swedia pada Selasa malam waktu setempat.

Menurut laporan dari stasiun televisi milik pemerintah, SVT, tak ada korban tewas atau terluka dalam serangan bersenjata di Masjid Mahmood di kota Malmo.

Anna Goransso, juru bicara polisi Swedia mengatakan tiga kaca masjid hancur dalam serangan itu.

Baca Juga:

MENDAPAT SERANGAN, MASJID DI SWEDIA HABIS TERBAKAR

Pihak berwenang tengah melakukan investigasi terkait insiden yang diduga insiden upaya pembunuhan tersebut.

“Penduduk awalnya mengira suara tembakan adalah suara dari kembang api di Malam Tahun Baru,” ujar pengurus masjid, Kareem Lone.

“Namun setelah itu masyarakat melihat jendela dan dinding bagian luar masjid terkena tembakan peluru tajam. Lantas mereka memberitahu polisi,” ungkap Lone.

Lone mengatakan belum diketahui penyebab pasti serangan itu. Polisi masih melanjutkan penyelidikan atas insiden tersebut.

Baca Juga:

PEMERINTAH KOMUNIS CINA TUTUP TIGA MESJID DI YUNNAN

Sebuah investigasi oleh Islamic Cooperation Council di Swedia mengungkapkan pada tahun 2015 bahwa tujuh dari 10 masjid di negara tersebut telah diserang.

Pada tahun lalu sebuah sebuah Masjid Kota Orebro Swedia Selatan habis terbakar, terbakarnya masjid yang dapat menampung 250 jamaah ini disebabkan oleh serangan.

Insiden serupa pernah terjadi pada bulan Mei lalu, dimana dugaan serangan pembakaran menyasar masjid syiah di pinggiran kota Stockholm.

Swedia menarik bagi banyak migran dan sekitar 15 persen penduduknya lahir di luar negeri. Diperkirakan 100.000 orang Turki tinggal di negara Nordik.