Duniaekspress.com (5/2/2019)- Sebuah bom mobil meledak di sebuah pusat perbelanjaan di ibukota Somalia pada hari Senin (4/2), ledakan yang cukup besar tersebut sedikitnya menewaskan 11 orang dan melukai 10 orang lainnya.

Petugas kepolisian setempat mengatakan, ledakan itu terjadi di distrik Hamarweyne, Mogadishu, area sibuk dengan toko-toko dan restoran diduga dilakukan oleh pejuang Al-Shabaab.

“Beberapa orang yang tewas dikeluarkan dari bangunan yang hancur di tempat ledakan. Sejauh ini jumlah korban jiwa adalah 11 warga sipil dan 10 lainnya cedera, ”kata petugas polisi Mohamed Hussein.

Baca Juga:

MUJAHIDIN HTS BENTUK PASUKAN KHUSUS UNTUK JAGA IDLIB

MUJAHIDIN HARAKAT AL-SHABAAB SEMAKIN EKSIS DI AFRIKA

Seorang saksi mata mengatakan kepada kantor berita Reuters melihat satu orang tewas di tempat kejadian, di mana empat mobil terbakar dan sebuah restoran hancur.

Al Shabaab sering melakukan pemboman di Mogadishu dan bagian Somalia lainnya terhadap pemerintah dan target lainnya.

Kelompok ini berusaha untuk menggulingkan pemerintah pusat yang didukung Barat dan menetapkan aturannya sendiri berdasarkan syariat Islam secara kaffah.

Baca Juga:

SERANGAN BOM AL SHABAAB SEDIKITNYA 3 TENTARA TEWAS

TOKOH AL-QAEDA MENGIZINKAN SHABAAB UNTUK MEMERANGI ISIS

Militan Al Shabaab juga melakukan serangan di luar Somalia. Serangan terbaru di negara tetangga Kenya, serangan istisyhadiyah dan senjata di kompleks kantor dan hotel di ibukota Nairobi bulan lalu, menewaskan 21 orang.

Al Shabaab ingin Kenya menarik tentaranya dari Somalia di mana mereka ditempatkan sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian Afrika yang membantu mempertahankan pemerintah pusat.