duniaekspress.com, 4 Februari 2019. Sadis, tentara zionis israel pada Rabu (30/1) di pos pemeriksaan menembak gadis pelajar palestina yang baru berumur 16 tahun, karena menolak membuka cadarnya.

Sepuluh hari sebelum kejadian, Samah Zuhair Mubarok, demikian nama gadis pelajar palestina tersebut, baru menyelesaikan seluruh hafalan Alquran nya. Karena berhasil menghafal seluruh Alquran, dia mendapatkan hadiah berupa umroh, sehingga dia langsung berangkat umroh ke baitulloh. Setelah menyelesaikan umroh dia langsung balik ke kampung halamannya di Ramallah, Tepi Barat.

Ketika dia pulang dari sekolahnya dia harus melewati pos pemeriksaan perbatasan yahudi (pos yang memisahkan wilayah pendudukan dengan perkampungan arab). Saat melewati pos tersebut tentara Israel memerintahkan dirinya untuk membuka cadar (niqob) nya, tapi dia menolak menampakkan wajahnya pada tentara kera dan babi tersebut. Lalu dengan sadisnya tentara tersebut menembaki tubuh kecil gadis pelajar ini sampai menemui syahidnya insyaAlloh.

Kejadian ini sebenarnya terekam pada kamera CCTV pengawas, namun video tersebut telah diedit sehingga bagian perdebatan Samah dengan tentara israel tidak terlihat. Yang terlihat hanyalah Samah melintas, kemudian dia sudah rebah dalam todongan senjata, lalu terlihat tas yang dibawanya dibongkar oleh pasukan pengaman israel yang hanya berisikan buku-buku dan alat tulis.

Aparat israel berkilah bahwa Samah hendak mengambil pisau untuk menusuk tentara israel tersebut, namun semua klaim-klaim israel ini tidak berdasar. Bahkan setelah kejadian pasukan israel membawa ayah Samah untuk diinterogasi di penjara militer.

Selamat jalan wahai Samah, janganlah engkau adukan kelemahan kami kepada Robbmu atas kelemahan kami yang hanya mampu membaca fatihah untuk tubuhmu yang menjadi saksi kekejaman zionis.

(AZ dari berbagai sumber)

Baca juga,

WANITA JERMAN INI INGIN BALIK KE NEGARANYA SETELAH MASUK ISIS PADA UMUR 15 TAHUN