Duniaekspress.com (18/2/2019)- Petahanan Sipil Suriah yang biasa disebut juga White Helmets mengatakan pada hari Ahad (17/2) Paling tidak sepuluh warga sipil tewas dan 34 lainnya luka-luka akibat penembakan artileri rezim di daerah pemukiman di provinsi barat laut Idlib dalam 24 jam terakhir.

“Penembakan itu menargetkan 13 wilayah berpenduduk di kota-kota Khan Shaykhoun dan Marra al-Numan di pedesaan Idlib,” kata Helm Putih.

“Tiga anak dan empat wanita termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan itu,” tambahnya.

Baca Juga:

ISRAEL RAMPAS RUMAH MILIK PALESTINA DI YERUSALEM

MILISI PRO ASSAD BUNUH DAN PERKOSA ANAK-ANAK DEMI UANG

Seperti yang dilansir Anadolu Agency, direktur White Helmets di Idlib Mustapha Haj Yousuf memperingatkan tentang “bencana kemanusiaan” atas serangan rezim yang sedang berlangsung.

“Terlalu banyak darah telah ditumpahkan dalam periode terakhir,” katanya, menambahkan bahwa sebagian besar korban adalah anak-anak dan perempuan.

Serangan rezim di zona de-eskalasi Idlib diperkirakan telah menewaskan sedikitnya 63 warga sipil dan melukai ratusan sejak awal tahun ini.

Suriah baru saja mulai muncul dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011, ketika rezim Assad menindak demonstran dengan keganasan yang tak terduga.