Kondisi tak Manusiawi di kamp pengungsian rukban

Duniaekspress.com (21/2/2019)- Puluhan ribu pengungsi Suriah terus menghadapi kondisi kehidupan yang keras di kamp Al-Rukban di dekat perbatasan Suriah-Yordania meskipun Rusia berupaya untuk membuat “koridor kemanusiaan” melalui wilayah itu.

Menurut saksi mata, sekitar 60.000 pengungsi Suriah menjadi sasaran kondisi yang tidak manusiawi di kamp, di mana kehidupan mereka tetap di bawah ancaman yang datang terus-menerus oleh pasukan rezim Assad.

Baca Juga:

REZIM ASSAD CEGAH BATUAN KEMANUSIAAN MASUK KE KAMP RUKBAN

BLOKADE REZIM, 2 BAYI PENGUNGSI SURIAH TEWAS DI KAMP AL-RUKBAN

Sebelumnya Selasa, para pejabat Rusia mengatakan bahwa dua “koridor kemanusiaan” akan dibuka untuk membantu warga kamp yang berjuang mempertahankan hidup mereka.

Terletak di wilayah gurun dekat perbatasan Suriah-Yordania, kamp Al-Rukban saat ini menjadi rumah bagi sekitar 60.000 pengungsi Suriah.

Hasil gambar untuk pengungsian kamp rukban

para pengsi kamp rukban

Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris baru-baru ini melaporkan semakin banyak kematian di kamp karena kelaparan, penyakit dan kurangnya pasokan kemanusiaan yang kronis.

Rezim Bashar al-Assad telah mencegah segala jenis bantuan kemanusiaan memasuki sebuah kamp pengungsi di Rukban, perbatasan Suriah ke Yordania, sejak tahun lalu.

Anak-anak mencoba bertahan hidup di kamp yang terputus dari bantuan sejak Januari meskipun telah menjadi agenda, PBB sedang menunggu bantuan darurat untuk tetap hidup.