duniaekspress.com, 4 Maret 2019. Kontak tembak terjadi antara petugas Satuan Tugas Tinombala yang terdiri dari polisi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan 5 orang yang masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) dari kelompok teroris Muhajidin Indonesia Timur (MIT) POSO. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah perkebunan Padopi Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, sekitar pukul 17.15 WITA, Minggu (3/3).

Telah terjadi kontak tembak antara Tim SGI pimpinan Mayor Inf. Aryudha dengan 5 org DPO kelompok MIT (Mujahidin Indonesia Timur) di wilayah perkebunan Padopi Poso Pesisir Selatan Kab. Poso. Adapun kronologisnya sebagai berikut:

a. Pkl. 09.30 WITA Tim SGI menerima informasi dari Kol. Inf. Putu Dani kepada Dansatgas TNI Kol. Inf. Dodi bahwa terdapat sekitar 5 DPO kelompok MIT sedang istirahat di Pondok Abdul Salam, kemudian DPO bergerak ke pondok Gasing.

b. Pkl 11.39 Wita 12 org Tim SGI Pimpinan Mayor Inf. Aryudha berangkat menuju desa Padopi berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat

c. Pkl. 17.15 Wita terjadi kontak tembak Tim SGI pimpinan Mayor Inf. Aryudha dengan 5 orang DPO kelompok MIT.

d. Adapun hasil kontak tembak yang didapatkan:

– 1 orang DPO MIT Tewas atas nama Romzi alias Basyir dan 1 orang masih hidup atas nama Aditya aka Idad aka kuasa
– disita 1 pucuk senjata M 16.

Selanjutnya, evakuasi jenazah akan dilakukan besok pagi pada 4 Maret 2019 pukul 07.00 WITA. Satgas Tinombala melakukan pengejaran dengan fokus pada 4 titik. Pengejaran dilakukan secara sistematis dan masif.

(RF dari berbagai sumber)

Baca juga,

MUJAHIDIN ANSHAR TAUHID BUNUH 21 TENTARA REZIM DI HAMA