Amerika Buru Hamzah bin Laden degan Mengeluarkan sayembara 1 juta Dolar

Duniaekspress.com. (9/3/2019). — Washington — Keberadaan Putra Usamah bin Ladin, Hamzah bin Ladin, masih simpang siur. Berbagai spekulasi munyebutkan bahwa Hamzah antar tinggal di Iran, Afghanistan dan Suriah.

Seperti dilansir dari AFP, Kamis lalu (28/02/2019), informasi tentang keberadaan Hamzah saling bertentangan. Dia diyakini menghabiskan hidupnya bertahun-tahun bersama ibunya di Iran, meskipun ada kecaman keras Al-Qaidah terhadap sekte Syiah Iran.

Para pengamat mengatakan rezim Iran menahan Hamza bin Laden di bawah tahanan rumah sebagai tekanan kepada Arab Saudi dan Al-Qaidah dan untuk mencegah gerilyawan Sunni menyerang Iran.

Di sisi lain, salah satu saudara Hamzah mengatakan kepada The Guardian tahun lalu bahwa keberadaan saudara tidak diketahui tetapi bisa di Afghanistan.

Dia juga mengatakan Hamza menikah dengan putri Mohammed Atta, jihadis yang memimpin serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat, di mana sekitar 3.000 orang terbunuh.

Sementara informasi lain menyebut ia berada di Suriah.

Hamza bin Laden muncul di internet sejak Agustus 2015 melalui pesan suara menyerukan jihadis di Suriah untuk bersatu. Ia mengatakan bahwa pertempuran di Suriah membuka jalan bagi “pembebasan Palestina.”

Menurut para pakar kelompok ekstrimis Islam, Hamza bin Laden yang saat ini berusia 30 tahun memimpin kelompok Ansar Al-Furqan, yang telah menarik pejuang dari Al-Qaidah dan ISIS selama beberapa bulan.

Hamza bin Laden juga pernah menyerukan penggulingan kepemimpinan Saudi tempat ia dilahirkan, mengikuti jejak ayahnya.

Hamzah bin Osama bin Laden Rahimahullah

Amerika Serikat mengeluarkan sayembara berhadiah 1 juta dolar atau 14 miliar rupiah lebih untuk informasi yang mengarah pada keberadaan Hamzah bin Ladin. AS menempatkan Hamzah sebagai orang paling berbahaya bagi negaranya. Diduga ia merencankan serangan ke AS sebagai balasan atas terbunuhnya sang ayah di tangan pasukan AS. (RR).

Sumber : AFP

Baca juga, HAMZAH SANG PENERUS BIN LADEN