duniaekspress.com, 12 Maret 2019. Terjadi ledakan bom di sebuah rumah di Sibolga. Video kepanikan warga sempat diunggah ke akun facebook bernama Devi.
Dalam video tersebut beberapa personel polisi bersenjata lengkap langsung mendekat ke lokasi ledakan.
Dalam video pertama yang berdurasi 12 detik, terlihat kepanikan terjadi dengan ramainya orang disekitar lokasi.
Tak lama setelahnya sebuah becak dengan cat depan berwarna merah, terlihat membawa seorang pemuda di dalam becak itu.
Ada seorang laki-laki mengenakan Hoodie berwarna merah terlihat berusaha memberikan jalan agar becak itu bisa segera pergi meninggalkan lokasi.
Dalam video kedua, terlihat beberapa petugas kepolisian berpakaian lengkap berlari menuju lokasi TKP.
Bom yang meledak, adalah bom rakitan. Kabar yang berkembang satu petugas terluka pada kejadian tersebut, demikian dengan dua orang warga yang segera dibawa ke rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa terjadi ledakan di rumah milik salah seorang warga bernama yang akrab disapa Upang (26), yang bekerja sebagai mekanik listrik, di Jalan Cendrawasih Gang Serumpun, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas Kota Sibolga.
Tepatnya didepan Masjid Al-Muklisin yang mengakibatkan 2 orang mengalami luka dibagian wajah atas nama Naim (42) yang sehari-harinya bekerja sebagai Nelayan dan seorang korban lagi belum diketahui identitasnya, berumur sekitar 25 tahun yang juga bekerja sebagai Nelayan. Kedua korban tersebut, telah dibawa ke RS. Metta Medika Kota Sibolga.

Informasi terbaru dari Kadiv Humas Polri Irjen Iqbal, mengakui ada penangkapan terhadap terduga tindak pidana terorisme atas nama Husain aka Abu Hamzah di Sibolga, Sumut, Selasa (12/3/2019).

Penangkapan ini adalah pengembangan dari penangkapan jaringan afiliasi ISIS,  JAD (jama’ah Anshar Daulah) yang bernama RIN alias Putra Syuhada yang dilakukan di Panengahan, Kedaton, Bandar Lampung pada Sabtu (9/3/2019).

RIN diduga hendak melakukan aksi amaliyah dengan menggunakan bom di markas kepolisian di Lampung dan Jakarta. Dari situ polisi kemudian menangkap Husain aka Abu Hamzah pada sekitar pukul 14.23 WIB,
Densus 88 Anti-Teror kemudian membawa Husain ke rumahnya untuk melakukan penggeledahan pada sekitar pukul 14.50 WIB.

Pada saat akan menggeledah rumah tersangka itulah tiba-tiba dari lantai dua rumah tersangka, dua buah bom dilempar oleh istri tersangka dan meledak, hal itu menyebabkan seorang petugas dan warga terluka, dan korban langsung dibawa ke rumah sakit.

“Sementara didalam rumah pelaku, ada Isteri pelaku dan anak pelaku,” ujar Iqbal.
Ia mengatakan tim Densus 88 AT dan polres setempat dibantu oleh tokoh-tokoh masyarakat melakukan upaya negoisiasi agar  istri dan anak pelaku menyerahkan diri.

(AZ dari berbagai sumber)

Baca juga,

BELGIA TOLAK DUA PEREMPUAN ISIS PULANG