Duniaekspress.com (22/03/2019)- Tentara Zionis Israel kembali menembak seorang pemuda Palestina di sebelah timur Kamp Buraij, tengah kota Gaza, setelah sebelumnya beberapa warga Palestina menjadi orban penembakan brutal di wilayah Tepi Barat.

Sumber di lapangan menyebutkan, seorang pemuda Palestina berumur kurang lebih 16 tahun terluka akibat tembakan peluru Zionis di bagian kaki di sebelah timur kamp pengungsian.

Tentara Israel senantiasa menjadi warga sipil Palestina sebagai target serangan mereka, termasuk para petani di sepanjang perbatasan sebelah timur Jalur Gaza, sebuah pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata antara faksi-faksi Palestina dengan mediasi pihak Mesir.

Menurut sumber-sumber lokal, pasukan penjajah Israel menembak dua pemuda Palestina yang mengendarai mobil di dekat makam Yusuf dan mengakibatkan keduanya meninggal dunia. Ini merupakan kejahatan eksekusi pembunuhan tanpa alasan yang dibenarkan. Kedua korban yang meninggal adalah Raed Hashim Mohammed Hamdan berusia 21 tahun dan Zaid Imad Mohammed Nouri berusia 20 tahun.

Baca Juga:

TALIBAN : PERTOLONGAN DAN BERKAH ALLAH PADA BUMI JIHAD AFGHANISTAN

PEMBANTAI MUSLIM BOSNIA DIGANJAR SEUMUR HIDUP

Sebelumnya, seorang pemuda Palestina gugur dan tiga lainnya terluka pada hari Rabu (20/3), setelah ditembak pasukan penjajah Zionis di Betlehem, wilayah selatan Tepi Barat. Sehingga jumlah korban yang gugur di Tepi Barat sejak kemarin menjadi 4 orang.

Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa pasukan penjajah Israel menembaki sebuah mobil Palestina di dekat pos pemeriksaan Al-Nashash, yang menyebabkan seorang pemuda bernama Ahmed Gamal gugur dan melukai dua warga asal Nahalin, Alaa Giaza dan istrinya, dengan luka parah.

Pada pertengahan Rabu malam, pasukan penjajah Zionis mengeksekusi dua pemuda Palestina setelah menyerbu area Makam Yusuf di Nablus, wilayah utara Tepi Barat. Pembunuhan ini terjadi beberapa jam setelah operasi pembunuhan terhadap pelaku aksi Salfit, Omar Abu Laila, dalam baku tembak dengan pasukan penjajah Israel di Ramallah.

Sumber: Pusat Informasi Palestina