Duniaekspress.com (24/03/2019)- The Syrian Observatory for Human Rights monitoring group mengatakan, lebih dari 630 warga sipil tewas dalam operasi yang berlangsung selama enam bulan melawan kelompok Daesh (ISIS, red) yang dilancarkan pasukan Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat.

“Korban sipil yang tewas di antara mereka keluarga para militan ISIS, termasuk 209 anak-anak dan 157 wanita,” kata kelompok pemantau Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis, pada hari Sabtu (23/3/2019).

THALIBAN KLAIM SERAGAN BOM DI PERAYAAN TAHUN BARU PERSIA

“Pasukan Demokrat Suriah yang dipimpin Kurdi melancarkan serangan mereka terhadap benteng terakhir militan ISIS di Lembah Efrat sejak 10 September, mengambil kota demi kota sebelum akhirnya mengumumkan kemenangan di desa Baghouz, tambahnya.

Hasil gambar untuk derita warga sipil baghouz

Gambar terkait

Hasil gambar untuk pembantaian warga sipil baghouz

Observatory yang berbasis di Inggris ini, lebih lanjut mengatakan operasi itu telah menelan korban lebih dari 750 pejuang SDF sementara 1.600 anggota ISIS juga tewas.

SDF biasanya tidak mengungkapkan kerugian selama berbulan-bulan.

Observatory mengatakan angka-angkanya diambil dari jaringan sumber di dalam wilayah Suriah.

Perang Suriah telah menewaskan lebih dari 370.000 orang dan membuat jutaan orang terlantar sejak pecah dengan penindasan brutal protes anti-pemerintah pada tahun 2011.