Duniaekspress.com (6/4/2019)- Sebanyak 250 anak-anak Palestina di bawah usia 18 tahun ditahan di penjara-penjara Israel dan mengalami semua bentuk penindasan, penyiksaan dan perlakuan merendahkan martabat, kata Komite Tahanan Palestina.

Dalam laporan khusus yang dirilis kemarin untuk memperingati Hari Anak-anak Palestina, kelompok itu mengungkapkan bahwa pasukan Israel telah menangkap hampir 10.000 anak-anak Palestina sejak Intifada Kedua pada September 2000.

Menurut laporan itu, pasukan Israel menjadikan anak-anak yang ditahan itu diperlakukan secara brutal termasuk menangkap mereka dari rumah mereka larut malam, menginterogasi mereka tanpa pengacara dan tanpa makanan atau minuman, mereka juga mendapatkan penganiayaan fisik dan psikologis termasuk pemukulan, penghinaan, ancaman dan intimidasi. Tindakkan brutan penjajah Israel tidak lain untuk mendapatkan pengakuan.

“Sejak pemberontakan Oktober 2015, jumlah anak-anak Palestina di penjara-penjara Israel telah meningkat secara signifikan, mencapai lebih dari 400 anak dalam beberapa bulan; angka tertinggi sejak Februari 2009, “katanya.

Baca Juga:

DEMONSTRASI ANTI ISRAEL TERUS BERLANGSUNG DI GAZA

SIDANG TERORIS BRENTON TARRANT DIGELAR VIA VIDEO CALL

Komite mengatakan selama empat tahun terakhir Israel telah mengadopsi sejumlah undang-undang yang menargetkan anak-anak Palestina termasuk mengeluarkan hukuman penjara yang panjang untuk pelanggaran ringan.

Ini menyerukan kepada komunitas internasional dan semua kelompok hak asasi manusia dan anak-anak untuk campur tangan dan mengakhiri penderitaan tahanan anak-anak Palestina.