Mujahidin HTS Peringati Rezim Syi’ah Suriyah untuk segera Menyerah

Duniaekspress.com. (29/5/2019). – Hama – Perang yang berlangsung di wilayah Hama antara pasukan rezim Syi’ah Nushairiyah dan sekutunya, terutama Rusia, melawan pasukan koalisi Mujahidin terus berlanjut.

Pertempuran yang berlangsung pada awal bulan Ramadhan tersebut masih bergulir dengan dahsyatnya. Sementara itu pasukan rezim Nushairiyah dan sekutu Rusianya masih belum memenangkan pertempuran yang sudah berlangsung selama hampir tiga pekan tersebut.

Bahkan para Mujahidin berhasil memukul mundur pasukan gabungan rezim Nushairiyah dan Rusia di beberapa wilayah. Pasukan musuh pun menerapkan sistem ‘Rotasi Pasukan’ yang digunakan ketika mereka mengalami kekalahan, baik moral maupun material.

kondisi kota Hama setelah di bmbardir rezim suriyah

Kebanyakan pasukan rezim Nushairiyah adalah orang-orang yang dipaksa untuk bertempur, baik karena alasan keamanan maupun alasan harta. Maka, seiring dengan kekalahan rezim yang terjadi secara terus-menerus, Mujahidin bermaksud untuk mengurangi kuantitas pasukan mereka dengan cara menyebarkan selebaran penerimaan pasukan musuh yang ingin menyerah.

Pada Jum’at pagi 24/5, sayap militer Hai’ah Tahrir al-Syam (HTS) mengirim pesan peringatan kepada tentara rekonsiliasi rezim Nushairiyah melalui selebaran yang disebarkan oleh pesawat MIA di atas wilayah utara Hama yang berada di bawah kontrol pasukan Nushairiyah.

Di antara pesan yang disampaikan adalah, “Wahai para tentara yang terpaksa berperang, kami tidak ingin membunuh kalian, menyerahlah dan selamatkan hidup kalian sebelum terlambat pada malam hari, mendekatlah ke wilayah-wilayah kami dari depan tanpa senjata, perlihatkan diri kalian, dan serulah dengan suara keras bahwa kalian ingin menyerahkan diri.”

Di antara pesannya lagi, “Jangan mendekat sampai kalian diberi tanda untuk mendekat, patuhi instruksi yang diarahkan kepada kalian. Kalian juga bisa menyerahkan diri secara berkelompok.” (RR)

Sumber :    Ebaa.news

 

Baca juga, MUJAHIDIN HTS SAPU BERSIH PARA PENGKHIANAT DI IDLIB