Ramadhan penuh berkah, sejarah kemenangan terulang di Suriyah

Duniaekspress.com. (31/5/2019). – Suriyah – Pada malam ketujuh belas di bulan suci Ramadhan tahun 1440 H kemarin, Allah ﷻ telah menolong para ahlussunnah di Syam dalam pertempuran melawan para penjajah Rusia dan koalisi Nushairiyah-Rafidhah di kota Kafr Nabudah.

Allah ﷻ mengembalikan kota tersebut kepada para penduduknya. Allah ﷻ juga memberikan kemenangan bagi para mujahidin, beserta harta rampasan perang yang melimpah. Allah juga memberikan kemampuan bagi para mujahidin untuk menumpas para musuh. Korban dari kalangan musuh berupa korban tewas dan korban tawanan.

Para penduduk bumi Syam beserta para mujahidin dari seluruh penjuru dunia bergembira dan bersuka cita atas kemenangan ini. Milik Allah-lah segala pujian dan kemuliaan.

Hari pembebasan kota Kafr Nabudah bertepatan dengan hari di mana Allah ﷻ menolong Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya dalam perang Badar melawan kaum musyrikin. Kemenangan yang diraih oleh Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya tersebut juga terjadi pada malam 17 bulan Ramadhan, tahun kedua Hijriyah.

Pertolongan dan hari kemenangan tersebut meningatkan kita akan firman Allah Ta’ala:

وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ بِبَدْرٍ وَأَنْتُمْ أَذِلَّةٌ ۖ فَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya.” (Q.S. Ali Imran: 123).

Ayat ini adalah ayat yang mengingatkan kepada kita mengenai hal-hal berikut:

  1. Kemenangan hanya datang dari sisi Allah ﷻ semata, bukan karena jumlah, bukan karena kuantitas. Pertolongan Allah akan datang kepada hamba yang dikehendaki-Nya, pada waktu yang dikehendaki-Nya.
    Allah ﷻ berfirman:

وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ

“Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Q.S. Ali Imran: 126).

Imam as-Sa’di rahimahullah berkata dalam tafsir tentang ayat ini: “Jangan mengandalkan sebab-sebab (kemenangan) yang kalian miliki, meskipun sebab-sebab tersebut membuat hati kalian tenang. Karena sesungguhnya pertolongan yang sebenar-benarnya adalah pertolongan yang tidak dapat ditentang, yaitu kehendak Allah untuk menolong hamba-hamba yang dikehendaki-Nya. Jika Allah berkehendak, Ia akan menolong hamba-hamba-Nya yang memiliki sebab-sebab kemenangan, sebagaimana hal itu adalah sunnatullah dalam penciptaan, namun jika Allah berkehendak pula, Ia akan menolong orang-orang lemah dan terhina supaya menjadi pelajaran bagi hamba-hamba-Nya yang lain, bahwa seluruh perkara ada di tangan Allah. Dan segala urusan akan kembali kepada-Nya.”

Maka, seorang mujahid seharusnya tidak berfokus pada jumlah dan perlengkapan, dan jangan merasa takjub dengan banyaknya jumlah yang ia miliki. Akan tetapi hendaknya ia bepegang kepada firman Allah:

وَيَوْمَ حُنَيْنٍ ۙ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنْكُمْ شَيْئًا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُمْ مُدْبِرِينَ

“Dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlah(mu), maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari kebelakang dengan bercerai-berai.” (Q.S. At-Taubah: 25).

 

  1. Pertolongan akan turun dengan ketakwaan dan kesabaran; Peperangan kita melawan kebatilan adalah perang yang sangat panjang, dipenuhi dengan kesulitan dan kepayahan. Maka senjata kaum Mukminin dalam perang ini adalah sabar dan takwa. Allah ﷻ berfirman:

وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا

“Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu.” (Q.S. Ali Imran: 120).

Dalam hadits Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda:

واعلم أن النصر مع الصبر

“Dan ketahuilah bahwa pertolongan (akan datang) bersama dengan kesabaran.” (H.R. Ahmad).

Maka para mujahid wajib untuk bersabar atas setiap kesulitan maupun kesusahan, dan hendaklah mereka juga bertakwa kepada Allah ﷻ dengan cara menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

As-Sa’di rahimahullah berkata, “Allah telah menjanjikan kepada kaum Mukminin, bahwa jika mereka bersabar dan bertakwa, Allah akan menolong mereka dan membalikkan tipu daya musuh atas mereka. Ini adalah aturan umum dan janji Allah yang pasti ditepati.” (RR).

Sumber : Ebaa.news

 

Baca juga, MUJAHIDIN HTS PERINGATI REZIM SYI’AH SURIYAH UNTUK SEGERA MENYERAH