Staf PBB di sudan mengungsi menyusul kerusuhan yang kian meluas

Duniaekspress.com. (7/6/2019). – Khortoum – PBB mengungsikan sejumlah stafnya di Sudan menyusul kembali memburuknya situasi perpolitikan di negara itu pasca kudeta militer. Mereka diungsikan untuk waktu sementara.

“Langkah yang kami tempuh adalah pemindahan sementara sejumlah staf dari Sudan. Beberapa staf akan tetap melakukan tugas-tugas penting, tetapi beberapa sedang dipindahkan sementara karena situasi keamanan,” kata juru bicara PBB, Farhan Haq, Rabu (05/05/2019).

Haq tidak memberikan informasi tentang jumlah staf yang diungsikan, lokasi yang mereka tuju, kapan mereka akan kembali ke Sudan atau berapa banyak staf yang akan tetap di Sudan. Ia menunjukkan, para staf yang dipindahkan hanya dari kalangan sipil. Tak ada satu pun staf yang memakai seragam resmi PBB meninggalkan Sudan.

Hasil gambar untuk staf pbb di sudan

staf PBB di sudan

Situasi Sudan kembali memburuk pada Senin (03/05/2019) ketika militer menyerbu basis demonstran yang menuntut pemerintahan sipil. Lembaga-lembaga medis pro oposisi mengatakan total korban sebanyak 108 dan bisa bertambah. Sementara Departemen Kesehatan yang dikendalikan pemerintahan militer menyebut jumlah korban tak sampai 46 demonstran.

Penyerbuan demonstran itu terjadi setelah berpekan-pekan perselisihan antara militer yang berkuasa dan kelompok-kelompok penentangnya. Para oposisi menuntut pemerintahan sepenuhnya diserahkan ke sipil sementara militer berupaya mencegah hal itu.

PBB menjalan berbagai misi di Sudan. Di antaranya, kerja sama pembangunan, bantuan kemanusiaan dan operasi pemeliharaan perdamaian oleh Misi Uni Afrika-PBB di Darfur (UNAMID) yang dikerahkan sejak 2007, menurut situs web PBB. (RR)

 Sumber : Reuters