Kaum Hindu Ekstrim teror Muslim Kashmir, dengan memperkosa dan membunuh Asyifa Banu  gadis 8 Tahun 

Duniaekspress.com. (11/6/2019). – Jammu – Perwira polisi dan pensiunan pejabat pemerintah India termasuk dari enam tersangka pemerkosa dan pembunuh gadis muslimah Kashmir. Jasad bocah delapan tahun itu ditemukan di hutan pada Januari 2018 lalu.

Pengadilan India pada Senin (10/05/2019) menyatakan enam tersangka terbukti melakukan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap bocah muslimah Kashmir, seperti dilansir dari harian Times of India. Persidangan mereka digelar di daerah Pathankot. Tujuh tersangka lainnya dinyatakan bebas karena kurang bukti.

Times of India mengatakan, di antara para tersangka seorang pensiunan pejabat pemerintah dan perwira polisi. Namun nama keduanya tidak diungkapkan.

Berdasarkan persidangan, terungkap para tersangka meracun Ashifah Banu (nama gadis kecil tersebut) kemudian memerkosanya bergantian hingga meninggal.

Gambar terkait

demo protes atas pembunuhan keji terhadap Asyifa banu gadis berusia 8 tahun oleh kaum hindu ekstrim

Penyiksaan keji itu terjadi pada Januari 2018. Namun aneh, para pengikut Hindu di ibukota India di New Delhi dan beberapa bagian negara itu mengorganisasi pawai menuntut pembebasan para pembunuh tersebut. Aksi itu tidak dianggap kejahatan.

Sejauh ini, pengadilan belum menjatuhkan hukuman kepada para terpidana, tetapi Times of India mengatakan mereka kemungkinan menghadapi hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

Surat dakwaan, yang diajukan oleh polisi setempat di Pengadilan Tinggi Jammu tahun lalu, mengatakan gadis itu diperkosa dan dibunuh untuk menakut-nakuti komunitas Muslim Badui dan memaksa mereka untuk meninggalkan wilayah yang didominasi Hindu.

Gadis itu ditahan selama tujuh hari di dalam kuil Hindu. Menurut polisi, dalang pemerkosaan adalah seorang pria bernama Sinjih Ram (60 tahun), seorang pelayan kuil.

Tubuh gadis itu ditemukan di hutan di Kashmir pada 17 Januari 2018. (RR)

Sumber : Andolu Agency

 

Baca juga, SELAYANG PANDANG MUJAHIDIN JAISH-E-MUHAMMAD SAYAP APILIASI AL-QAIDAH YANG BEROPERASI DI KASHMIR