Kepala Dewan Syari’at HTS berduka atas wafatnya “Muhammad Mursi”

Duniaekspress.com. (19/6/2019). – Idlib – Syaikh Abu Abdullah Al-Shami, kepala Dewan Syariah HTS (Hai’ah Tahris As-Syam), berduka atas meninggalnya mantan Presiden Mesir Dr. Muhammad Mursi selama masa persidangan.

Syaikh As-Shami berkata: “Semoga Allah mengampuni Dr. Muhammad Mursi, yang menjadi tawanan yang terzholimi dan semoga Allah melaknat dan membunuh mereka di dunia dan di akhirat. Kami memohon kepada Allah untuk menurunkan Rahmat kesabaran, keridhoan, dan kebahagiaan kepada keluarga Mursi.”

Dia menambahkan: “Para tiran akan pergi meninggalkannya tanpa merasa bersalah, namun revolusi rakyat Muslim yang tertindas akan mencapai kemenangan sebentar lagi. Setiap luka di Mesir atau negara-negara Muslim lainnya adalah luka bagi kami di Syam. Kami adalah satu bangsa dan Islam adalah madrasah bagi kami semua.”

Syaikh As-Shami meminta bagi Siapapun menjadi pembela atas darah orang-orang yang tertindas, karena Presiden Mursi telah dibunuh secara Dholim, yang darahnya mewakili darah seluruh umat Islam pada umumnya dan umat Islam Mesir khususnya.

Dia memperjelas bahwa pelecehan oleh sebagian orang terhadap Ikhwanul Muslimin tentang kematiannya adalah akhlaq yang buruk yang tak pantas bagi seorang Muslim, padahal mereka memahami dengan pasti bahwa para thoghut lah yang telah membunuhnya,-
ia (Syekh Asyami) Menambahkan nasehat tersebut agar menjadi bahan perhatian yang diperlukan dan diperhitungkan.

Presiden Muhammad Mursi meninggal pada Senin malam setelah ia pingsan tak sadarkan diri, dan dengan segera persidanganya ditunda. (RR).

Sumber : (Revised translate oleh AAF)

 

Baca juga, SYAIKH ABU QATADAH AL-FILISTINI UCAPKAN BELASUNGKAWA ATAS WAFATNYA MOHAMMED MURSI