duniaekspress.com, 23 Juni 2019. Daftar nama-nama perwira yang tewas di kota Kafr Nabudah di pinggiran utara Hama diterbitkan oleh rezim, termasuk diantaranya nama-nama dari 22 perwira antara pangkat kapten dan  letnan yang terbunuh dalam waktu 10 hari dari Brigade ke-43 tentara rezim Nusairiyah.

Daftar nama-nama perwira rezim yang tewas

Perebutan kota Kafr Nabudah antara Mujahidin dan milisi Nusairiyah berlangsung sangat sengit. Pada pertengahan bulan Mei wilayah ini sempat diduduki mujahidin yang membuat rezim panik dan melakukan serangan besar-besaran, dan berakhir dengan kontrol rezim atas Kafr Nabudah walau dengan kerugian yang besar di pihak rezim, melalui pemboman yang biadab dan membabi buta yang memporakporandakan kota.

Rezim kriminal Nusairiyah telah kehilangan lebih dari 600 anggotanya sejak kampanye perang terhadap pinggiran Hama di daerah-daerah yang dibebaskan mujahidin dimulai dengan dukungan angkatan bersenjata Rusia.

Keadaan kota Kafr Nabudah setelah pemboman oleh rezim

Hiburan Masa Istirahat Pasukan HTS yang Terluka

Sementara itu, Pasukan yang terluka dari Jaisy Utsman Bin ‘Affan ra yang berafiliasi dengan HTS (Hayyat Tahrir al Syam), menerbitkan sebuah kampanye rekreasi untuk mujahidin yang terluka dalam pertempuran baru-baru ini melawan rezim kriminal dan penjajah Rusia di barat laut Hama.

Dalam video yang diterbitkan oleh ebaa news dimana mereka sedang berekreasi di sebuah tempat villa dengan pemandangan yang indah dilengkapi dengan kolam renang, aktivitas ini untuk menghibur mereka yang terluka dalam perang dan mengingatkan mereka bahwa cedera yang mereka derita adalah qodarulloh dan merupakan fii sabilillaah serta memuji upaya mereka.

Seorang mujahid salto di kolam renang

Tidak lupa di sela-sela acara rekreasi ada tausiah dari ulama untuk senantiasa memotivasi semangat jihad, sehingga ketika mereka kembali ke medan tempur ketika telah sembuh disertai semangat yang baru.

Tausiah untuk menghibur dan memotivasi jihad

(AZ dari ebaa news)

Baca juga,

KOALISI MUJAHIDIN DI HAMA LAKUKAN SERANGAN BALASAN DALAM RUANG OPERASI ‘AL-FATH AL-MUBIN’