Syi’ah Houthi Intensifkan serangan terhadap Arab Saudi dengan Rudal dan Drone harakiri

Duniaekspress.com. (24/6/2019). – Yaman – Selama beberapa hari terakhir, kelompok pemberontak Houthi Yaman menyatakan bahwa mereka telah melakukan lebih banyak serangan terhadap Arab Saudi. Hal ini diungkapkan terkait serangan baru-baru ini yang menggunakan rudal dan drone bunuh diri (Harakiri).

Kemarin, pasukan Houthi menyatakan bahwa mereka telah menembakkan peluru rudal kendali kepada wilayah Saudi. Media berita al-Masirah melaporkan bahwa rudal tersebut diarahkan ke pembangkit listrik di provinsi Jizan Selatan.

Mereka juga menyatakan bahwa saasaran sebenarnya adalah sebuah pabrik desalinasi. Pejabat Saudi mengkonfirmasikan bahwa pabrik tersebut terkena ledakan kecil proyektil. Pejabat Saudi tersebut juga menyatakan bahwa serangan itu bukanlah serangan yang besar.

Houthi sebelumnya sudah menembakkan peluru rudal kendali ke Saudi pada minggu lalu. Rudal tersebut menargetkan bandara internasional Jizan. Sedikitnya 26 orang terluka dalam serangan itu.

Serangan kemarin menandai ketiga kalinya kelompok tersebut menggunakan rudal kendali, dengan yang pertama ditujukan kepada bandaara Abu Dhabi pada bulan Desember 2017. Para petinggi Emirati dengan tegas membantah klaim ini.

Mengikuti tren baru-baru ini untuk menggunakan drone harakiri (bunuh diri), Qasef-2, untuk menyerang bandara di Arab Saudi Selatan. Houthi menjelaskan bahwa mereka ingin menyerang bandara jizan dengan drone.

Pada 21 Mei, Houthi menyatakan telah menggunakan Qasef-2 untuk menyerang depot militer di bandara Najran Saudi.

Sehari kemudian, mereka menyatakan serangan drone lagi ke bandara Najran; sementara pada 23 Mei, serangan drone lain di bandara tersebut juga diklaim oleh Houthi.

Pada 26 Mei, pasukan Houthi menyatakan bahwa pasukannya lagi-lagi menyerang bandara Jizan dengan serangan drone (pernyataan ini kemudian dibantah oleh para pejabat Saudi). Pada awal bulan Juni, pihak Houthi mengatakan bahwa mereka masih menyerang bandara Jizan menggunakan serangan drone, tetapi hal ini tidak dikonfirmasi oleh Arab Saudi. (RR).

Sumber : longwarjournal

Baca juga : MILISI SYI’AH HOUTHI YAMAN RUDAL BANDARA ARAB SAUDI, 26 ORANG TERLUKA