Dua Tentara Penjajah NATO tewas dalam pertempuran menghadapi pejung Taliban

Duniekspress.com. (2/7/2019). – Afghanistan – Pasukan Resolute Support Mission, yang berada di bawah komando NATO di Afghanistan, menyatakan bahwa dua tentara anggota pasukan AS terbunuh pada 26 Juni lalu. Meski begitu, tidak ada detail lebih lanjut yang dirilis. Taliban sendiri mengklaim bahwa diri mereka telah menewaskan dua orang tentara pasukan AS dalam sebuah serangan ambush(penyergapan) di wilayah yang berbahaya di provinsi Wardak.

Dalam rilis resmi untuk press-nya, pasukan Resolute Support mengeluarkan pernyataan mengenai tewasnya dua orang tentara pasukan AS tersebut. Rilis resmi tersebut sangat singkat, hanya mencatat kedua nama prajurit tersebut, serta pernyataan bahwa nama kedua orang tersebut tidak akan dirilis jika kerabatnya belum diberitahu. Lokasi serta jenis serangan yang menyebabkan tewasnya kedua orang tersebut juga tidak dicantumkan dalam beritanya.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis melalui Voice of Jihad, Taliban mengklaim bahwa mereka berhasil menewaskan seorang tentara AS beserta tiga tentara Afghanistan dalam serangan ‘7-jam baku tembak’ di distrik Sayyadabad (Saydabad) di provinsi Wardak, Afghanistan Timur. Juru bicara Taliban, Syaikh Zabihullah Mujahid kemudian menyatakan dalam twitternya mengenai dua tentara AS yang tewas di Sayyadabad.

“Dua helikopter ambulans mendarat di lokasi tersebut untuk membawa korban tewas dan cedera,” kata pernyataan tersebut. “Tak lama setelah operasi berlangsung, daerah tersebut kemudian diserang oleh pesawat tempur AS.”

Sembilan tentara AS telah tewas dalam pertempuran di Afghanistan sepanjang tahun ini. Maret adalah bulan yang mematikan bagi pasukan AS. Taliban telah menewaskan tiga orang tentara AS dalam serangan di luar Pangkalan udara Bagram, dan dua serangan lainnya di Kunduz.

Distrik Sayyadabad adalah distrik yang dekat dengan ibukota Kabul, yang merupakan salah satu wilayah paling berbahaya di Afghanistan. LWJ menilai Sayyadabad sebagai wilayah yang dikendalikan oleh Taliban. Taliban menjalankan syari’at Islam di banyak daerah di Afghanistan.

Taliban sendiri telah melakukan beberapa kali serangan besar-besaran di distrik Sayyadabad tersebut. Pada Agustus 2011, para pejuang Taliban berhasil menembak jatuh sebuah helikopter Chinook AS, dan menewaskan 31 orang pasukan AS dan tujuh orang tentara pasukan operasi khusus Afghanistan, termasuk juga beberapa anggota Kelompok Pengembangan Perang Khusus Angkatan Laut, atau yang lebih sering disebut sebagai SEAL Team 6.

Yang lebih baru, pada 2017, Taliban berhasil menyeragap dan menghancurkan konvoi militer Afghanistan di distrik tersebut. Sebuah video milik Taliban yang diproduksi oleh lengan media milik Jaringan Haqqani menunjukkan bahwa para pejuang Taliban berhasil menggiring konvoi Tentara Nasional Afghanistan di siang hari bolong. Video tersebut dipublikasikan oleh Voice of Jihad. (RR).

Sumber : Longwarjournal